Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 13

Thread: [Event] Halloween Party

  1. #1
    Aktivis WaveGame kuroharu's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Posts
    860
    Likes (Received)
    63
    Dislikes (Received)
    6
    Rep Power
    67

    [Event] Halloween Party


    Hai Mage~

    Untuk memeriahkan Halloween kali ini tim Fairy Tail Online Indonesia akan memberikan banyak reward untuk kalian dalam event kali ini.

    Halloween Party
    27 Oktober - 10 November 2015

    Dalam event Halloween kali ini kalian dapat berbagi cerita menyeramkan kalian dengan yang lain dan dapatkan reward menarik menunggu kalian. Berikut adalah detail Event kali ini.

    Syarat dan ketentuan:
    1. Buatlah sebuah Cerita dengan dengan tema horror
    2. Minimal Cerita harus 400 Kata.
    3. Tulis cerita kalian dalam thread ini
    4. Cerita tidak boleh mengandung unsur sara dan pornografi.
    5. Sertakan Nick dan Server kalian. Dengan format sebagai berikut
      Nick : Kuroharu
      sever : S-31 Sting
      Judul :
      [Tulis cerita kalian minimal 400 kata]

      atau

      Nick : Kuroharu
      sever : S-31 Sting
      Judul :
      Hasil Karya / Link Pastebin
    6. Isi cerita harus Original jika di temukan kecurangan maka akan di diskualifikasi.
    7. Mage hanya dapat mengirimkan 1 Cerita.
    8. Keputusan yang dibuat oleh Wave|Game bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
    9. Hadiah Event akan dikirimkan paling lambat 7 x 24 jam kerja setelah konfirmasi pemenang.


    Reward Event :
    • Tier 1 : 500 Gold Coin & 50 Stamina
      Hanya karya yang berkualitas dan Unik, serta ORIGINAL yang dapat masuk di Tier ini.
    • Tier 2 : 200 Gold Coin & 20 Stamina
    • Tier 3 : 50 Gold Coin & 5 Stamina


    Pilihan Rank S Mage: Mirajane (Knight), Brain (Knight), Midnight (Dragonslayer), Angel (Summoner), Ichiya (Knight)
    atau jika tidak menginginkan Eksklusif Rank S Mage dapat memilih 20 Material Upgrade dari Famous Mage Rank (Tidak termasuk Natsu, Erza, Gajeel, Juvia, Gray, dan Lucy)
    *Bonus Reward hanya untuk 3 Karya Terbaik yang masuk dalam Tier 1*

    Jangan sampai ketinggalan ya untuk mengikuti event ini

    Happy Gaming! AYEE SIRRR!!!
    Last edited by kuroharu; 28 Oct 2015 at 08:39.

  2. #2
    WaveGamers Ullqiora's Avatar
    Join Date
    Mar 2015
    Posts
    73
    Likes (Received)
    2
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    12
    Nick : Ullqiora
    Server : S12 - Wendy
    Judul : Kuntilanak mencari sinyal

    perkenalkan nama saya Ulqi biasa di panggil ul,ada bermacam hal yang aku suka dan ada beberapa hal juga yang aku tidak suka,aku seorang penakut makanya teman temanku sering menakut nakutiku saat pulang kemaleman,mati lampu,ke kamar mandi dan di beberapa tempat lainnya.aku tinggal bersama 3 temanku Al,El,Ol :v di sebuah rumah kosan.

    pada suatu malam kami menonton film horor bersama sama,padahal awalnya aku tidak setuju untuk menonton film horor karna aku seorang penakut,namun mereka memaksaku,katanya aku harus menonton film horor agar terbiasa dan tidak takut ketika suatu saat bertemu dengan hantu sungguhan. aku nonton bersama al dan el ,sementara ol sedang keluar untuk membeli makanan karna stock indomie kami habis :v
    ketika kami sedang nonton dan sedang seru-serunya tiba tiba terdengar suara ketukan pintu 3 kali," Ul bukain pintu bentar itu ol udah pulang" kata al. aku beranjak dari tempat dudukku untuk membukakan pintu, ketika pintunya aku rupanya tidak ada siapa siapa,dalam hati aku berkata"jadi kalo ol ga ada terus siapa yang mengetuk pintu 3 kali barusan" tiba tiba bulu kudukku merinding,aku membelakangi pintu lalu memanggil al"al kok ga ada siapa siapa ?" tanyaku," loh kok ga ada orang,jadi yang ngetuk pintu barusan siapa dong" jawab al, ketika aku sedang bertanya tanya dengan al ada yang menyentuh punggungku,aku segera membalikkan badan rupanya seseorang yang menggunakan jubah putih hingga menutupi wajahnya sehingga aku tidak bisa mengenali nya,aku terkejut dan terjatuh aku merangkak perlahan lahan kebelakang,tiba tiba seseorang dengan jubah putih itu mengeluarkan tangannya dan membuka jubahnya sambil ketawa,ternyata itu ol yang menyamar jadi hantu untuk menakut nakutiku. aku sangat geram dengan perlakuan mereka yang selalu menakut nakutiku.

    keesokan harinya kami tetap beraktifitas seperti biasa,pagi kuliah pulangnya siang kadang sering pulang sore juga,hari itu al el dan ol pulang sore,sementara aku masih di kampus untuk menyelesaikan beberapa masalah akademik jadi aku pulang agak kemaleman.

    setelah seharian dan sampai kemaleman di kampus akhirnya aku bisa pulang,sebelum pulang aku membeli beberapa snack untuk teman temanku di perjalanan. di depan rumah kosanku ada sebatang pohon beringin yang besar,konon katanya disitu sering di duduki oleh mahluk halus,tapi walaupun begitu aku tetap memberanikan diri untuk pulang sendirian,ketika sampai di depan rumah tidak ada seorang pun diluar,aku mulai gelisah perasaanku tak menentu,walaupun memberanikan diri tetap saja aku merasa takut,aku berjalan cepat cepat tiba tiba dedaunan pohon beringin itu bergoyang dan berbunyi 'krek krok',aku segera memalingkan wajahku ke pohon tersebut,pantas saja ada bunyi cabang patah dandedaunannya bergoyang ternyata ada seseorang dengan jubah putih di atas pohon itu,mengingat peristiwa semalam aku berfikir"alah paling itu ol yang nakut nakutin aku lagi,kalo hantu mana mungkin bisa buat suara cabang patah dan daunnya bergoyang,udah pasti itu ol" dengan berfikir begitu aku merasa lega dan berjalan seperti biasa lagi, ketika masuk kerumah aku cuma melihat al dan el sedang bermain PS, aku berkata dalam hati " tuh kan pasti ol tuh yang mau kerjain aku lagi,buktinya dia ga ada disini". aku mengganti bajuku,menaruh tas dan sepatu ku di tempatnya dan bergabung dengan al dan el,lalu tiba tiba ol keluar dari kamar mandi,al bilang " ol lu kelamaan di kamar mandi,lu ngapain aja sih :v " aku bertanya tanya dalam hati " kalo ol barusan di kamar mandi jadi yang di atas pohon beringin siapa ?" lalu aku menceritakan kejadian tadi ke mereka dan dengan gampang al bilang " ah paling itu kuntilanak lagi cari sinyal,kan kalo di bawah sinyalnya susah makanya dia naik ke atas pohon", al kalo ngomong hati hati loh kesambet ga ada yang bisa tolongin lu. kami semua ketakutan,al dan el berhenti bermain PS,kami semua langsung tidur bersama sama di dalam kain selimut sangking takutnya. END

  3. #3
    Member Selca's Avatar
    Join Date
    Oct 2015
    Posts
    14
    Likes (Received)
    3
    Dislikes (Received)
    1
    Rep Power
    12
    Nick : Selca
    Server : S12-Wendy

    judul : Cermin



    seperti biasa ,aku menjalankan aktivitas .pagi berangkat sekolah. duduk di dalam kelas dan mengobrol sesama teman
    saat itu aku dan 2 teman ku mengombrol hal-hal candaan memang wajar untuk anak SMA yang baru pagi udah ketewa..
    dan saat itu juga datang seorang teman ku yang baru datang dan ikut bergabung dan merubah alur cerita yang kami bicarakan.
    "Eh lu pada, gue kemaren malam main mainan goib gitu sama abang gue .. kami main cermin2 gitu ntar bisa ngelihat seseorang .." sahutnya mengubah alur cerita.
    "ah elu, pasti gak efek kan" jawab salah satu teman gue
    "hmm iya sih --' tapi lu pada harus nyoba siapatau berhasil.. gue tau caranya di salah satu blog ,ntar malem gue kasih link nya."

    percaya gak percaya, hal itu membuat ku penasaran. memang aku tipe orang yang suka dengan hal-hal seperti itu.


    malam itu ,dikamar seperti biasa , aku selesai mengerjakan pekerjaan rumah yang di berikan.
    Tiba-tiba pesan masuk di facebook ku, teman ku tadi membagikan link yang di bilangnya di sekolah.
    Aku membuka link tersebut, dan di sana terdapat beberapa langkah mudah untuk memain kan nya.
    Cuman butuh cermin dan lilin. Disana kita di suruh menjaga lilin yang di nyalakan di depan cermin agar tetap hidup di tengah ruangan gelap. Jadi posisinya kita duduk di depan cermin dengan lilin di
    antara kita dan cermin.
    Dan juga disuruh sering2 melihat kearah cermin jika ingin berhasil. kalau berhasil kita di suruh meniup atau mematikan lilin jika ingin dia kembali.

    Tetapi ada catatan di bawahnya

    ?YANG DATANG TIBA-TIBA?




    tepat tengah malam, Semua keluargaku sudah tidur
    Aku sudah siap dengan dengan semuanya,aku memulai step yang sudah aku baca tadi.

    Aku duduk menggunakan kamarku sebagai ruangan nya, hampir 30 menit tidak terjadi apa-apa.
    Hingga suatu ketika
    Aku mendengar bunyi yang terus menerus datang dari arah dapur ku,suara itu terdengar aneh, aku belum pernah mendengar suara seperti itu .suaranya seperti air mendidih tetapi dengan sedikit
    irama yang sulit untuk ku jelaskan..

    Di saat itu puncak nya. Aku terus melihat kedalam cermin,
    tiba2 angin seperti hembusan mengganggu lilin ku hingga hampir padam. Dan suatu ketika aku melihat ada sesoksok makhluk seperti manusia sedikit berbulu dengan tubuh hitam legam namun terdapat beberapa luka di tubuhnya.
    Dia menyeringai kepadaku lewat cermin, menampak kan wajahnya yang hitam dan penuh luka goresan yang masih basah.
    aku tidak bisa berkata apa-apa tubuh ku kaku terdiam dengan mata masih menatap cermin dimana makhluk itu masih terlihat berada di samping ku.
    beberapa saat,angin terasa entah dari mana datang nya. hingga mematikan lilin ku dan makhluk itu pun menghilang.
    aku pun bisa bergerak dan berbicara lagi.. keringan dan gemetar ketakutan itu yang kurasakan saat itu. aku memejamkan mata dan sesekali menatap cermin itu, apakah makhluk itu masih ada di dekat ku.
    dengan langkah gemetar aku berjalan,memutuskan menghidupkan lampu kamar ku. hanya beberapa langkah dari cermin aku mendengar bunyi yang aneh itu lagi, tetapi bunyi tersebut terdengar jelas, tepat di balik pintu kamar ku.
    dengan jantung yang berdebar kencang dan keringat yang makin menjadi jadi, aku lari menuju tombol lampu dan menghidupkannya. lampu kamar ku hidup dan juga suara aneh itu kembali hilang..

    aku masih ketakutan , dan menutup cermin itu dengan selimut ku.
    akupun juga penasaran dengan suara aneh yang tadi datang sebelum dan sesudah makhluk itu menghilang. dengan hati-hati aku membuka pintu kamar ku dan sedikit mengintip, tidak ada orang di sana. aku menutup kembali pintu tersebut, menghidupkan lampu tidur , mematikan lampu utama dan aku memutuskan kembali ke tempat tidur.

    saat berbaring , kembali suara aneh tersebut muncul dan selimut yang menyelimuti cermin itu terjatuh dengan sendirinya. dengan suasana yang lumayang terang dengan lampu tidur . aku melihat makhluk itu lagi , tetapi dia tidak di dalam cermin melainkan tepat di depan cermin, aku ingin menangis dan berteriak sekenceng-kencangnya, tatapi tidak bisa. aku merasakan diriku dalam bahaya ketika sosok itu berbalik dan kembali menunjukan wajah menyeringai nya kepadaku. air mataku hingaa keluar sangking ketakutan., sekitar setengah menit makhluk itu disana dan aku menutup wajahku dengan bantal.
    saat aku membuka bantal dan dan memalingkan wajahku ke samping kanan.
    dan yap , bisa di tebak,, makhluk itu berdiri tepat di samping tempat tidur ku.
    dengan wajah tersenyum.


    Last edited by Selca; 01 Nov 2015 at 04:31.

  4. #4
    Member
    Join Date
    Jul 2015
    Posts
    12
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10
    Nick: Maq_Mage
    Server: S4-GRAY
    Judul: KOS BERHANTU

    Waktu itu aku masih menjadi mahasiswa baru, tidak tahu mau kemana tempat kosan aku tidak tahu. Dan kemudian aku pergi ke basecamp teman teman yang satu daerah denganku. Kemudian aku diantarkan oleh salah satu seniorku ke tempat kos milik temannya. Sore itu aku aku cukup tercengang melihat kondisi kosannya yang masih setengah jadi masih banyak rerumputan dan pohon pepaya dan hanya 5 kamar yang bisa di tempati. Saat itu hanya satu kamar yang sudah ditempati yaitu teman sekelas seniorku. Karena tempatnya cukup dekat dari kampus dan harganya cukup miring aku booking disitu.

    Bulan Oktober akhir aku mulai masuk kuliah untuk pertama kalinya dan hari itu juga kau tinggal dikosan itu. Saat itu aku tinggal sendirian di kosan itu karena saat itu masih tanggal liburan mahasiswa dan kamar sebelahku belum kembali ke kosan.. Malam pun tiba dan susana kos pun hening hanya suara jangkrik, dan serangga malam. Tiba tiba tekukku terasa kaku dan kepalaku pusing sekali seperti mau pingsan aku tidak tahu kenapa. Kemudian aku mengambil sepedaku dan segera pergi ke basecamp untuk rehat dan meminta obat. Sesampainya disana rasa sakitku hilang, hal ini terjadi berulang kali.

    Seminggu telah berlalu aktivitas kuliah pun telah padat dan teman satu kosan pun sudah kembali ke kosan dan aku untuk pertama kalinya menginap dikosan. Sore itu aku habiskan dengan berkenalan dan ngobrol dengan Daniel teman kosku itu dikamarnya, hingga malam pun mulai larut dan aku kembali ke kamarku untuk tidur. Dalam tidurku entah kenapa nafasku tersengal-sengal seperti ada yang menindihku dan aku bermimpi aku berada di sebuah kampung aku berlarian tanpa arah tujuan. Aku sesekali melihat kebelakang dan ada sesosok wanita berambut panjang dan memakai baju merah melayang kearahku. Aku ketakutan dan aku terbangun dengan sendirirnya.

    Suatu hari penghuni kos bertambah yaitu teman kelasku fadli. Saat itu hari Jum'at jam kuliah kosong dan aku membantu fadli untuk membereskan kamar karena baru memindahkan barang-barangnya kemaren. Hari mulai siang karena cuaca cukup panas aku pun istirahat kamar. Tidurku pun lelap, beberapa jam kemudian alarm HP ku pun bunyi menunjukkan pukul 3 sore. Tiba aku mendengar suara melengking seperti suara wanita yang sedang tertawa. Kau penasaran dengan sura itu. Kemudian aku pun keluar kamar aku mencoba mencari sumber suara itu, mas kospun waktu itu juga mendengar setelah aku dekati sura itu dari berasal dari pohon papaya yang tepat didepan kamarku. Sabtu pagi kosan ramai karena ada kerja kelompok, ada satu teman perempuanku bernama Lely dia seperti keturunan arab dan kebetulan di memiliki sixth sense sejak kecil. Dia berkata kepada aku dan Fadli
    "Kalian kerasan tinggal disini?" tanya Lely

    "Lumayanlah, murah juga kok.." jawab Fadli

    "Ya gitu lumayan, kamarnya juga bagus". Sahutku

    "Kalian pernah ambil buah pepaya disitu?" Tanya Lely lagi

    "Kemaren sama mas kos, sama temannya juga?" Jawabku

    "Aku bilangi kalian jangan coba ambil pepaya itu lagi, ada penunggunya". Kata Lely

    "Benaran nih?" kata Fadli dengan tersentak kaget

    "Emang apa?" tanyaku penasaran

    "Ada sesosok wanita tapi dia punya tubuh monyet, kalian harus hati-hati". Kata Lely

    Kami berdua pun masih bingung dengan apa yang dikatakan Lely. Beberapa hari kemudian kami mengambil buah pepaya itu. Suatu malam kami pun di hantui sepanjang malam seluruh penghuni kosan terjaga malam itu tidak bisa tidur. Pintu kamar kami diketuk satu demi satu. Semakin hari semakin seram kosan itu. Kemudian aku dan fadli memutuskan untuk pindah kosan walau cukup jauh tempatnya.
    Last edited by Fairyl19; 30 Oct 2015 at 00:54.

  5. #5
    Member
    Join Date
    Oct 2015
    Posts
    4
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10
    Nick : Yui
    Server : S31-Sting
    Judul : Hantu Sekolah


    Ini kisah Saya saat saya Sedang akan berangkat sekolah, pagi itu udaranya seperti biasa yaitu dingin dan masih sedikit bercampur debu kendaraan, pukul 5 pagi ketika saya menaiki sebuah angkot ada seorang lelaki ganteng dan berpakaian SMA sama seperti saya, karna itulah yang membuat saya penasaran siapakah dia? Kok saya baru melihatnya kali ini sedangkan di sekolah sepertinya tidak pernah muncul batang hidungnya apalagi dilengannya ada tempelan bertulis ?XI? yang berarti seharusnya saya mengenalnya. Ketika diperjalanan saya makin merasa aneh ketika angkot ini begitu sepi tidak seperti biasanya dipenuhi pelajar terutama pelajar wanita seperti saya dan ditambah jalanan macet tidak seperti biasanya pula, tiba-tiba lelaki itu melihat saya dan berkata ?Hai, kenalin nama gue Rizky, nama lu siapa??, karna dia menyapa dan bertanya maka saya jawab ?hai juga, nama aku Monica?, tapi dia hanya tersenyum dan berkata ?senang berkenalan dengan kamu Monica?, saat itupula saya menghapus segala keburukan dalam pikiran saya tentang dia. 10 menit kemudian akhirnya sampai juga di sekolah dan lelaki itupun ikut turun bahkan dia membayarkan uang angkot saya, saat saya masuk gerbang sembari mengobrol dengan dia justru saya merasa orang disekitar saya melihat kearah saya dengan tatapan yang tidak biasa hingga lelaki itu pamit kepada saya ?oh iya Nic, aku masuk kelas dulu ya dan makasih ya udah mau kenalan sama aku? lalu aku membalasnya dengan senyum dan berkata ?terimakasih kembali Ki?.
    Disaat saya berjalan sendiri menuju kelas, teman saya Sani mendatangiku dan berkata ?heh mon, lu daritadi ngobrol sama siapa sih?? dibarengi ekspresi wajah yang heran, ?loh masa lu gak kenal San? Dia kan Rizky anak kelas 11 loh? ?hah Rizky?! Gak mungkin! Kan diangkatan kita dari jaman kelas 10 juga gak ada yang namanya Rizky! Ngaco kamu Nic? jawab Sani dengan ekspresi yang makin heran, ternyata Fikri kakak kelasku ikut campur terhadap obrolan saya dengan Sani dan langsung berkata ?Rizky itu angkatan kakak, dia meninggal tahun lalu karena kecelakaan tunggal di jalan tol? lalu aku dan Sani pun semakin heran, ?gak usah heran kalian, disekolah ini yang namanya Rizky ya cuman dia dan dia itu anak yang paling sering dibully teman-temannya bahkan kakak kelas dan adik kelasnya juga! Mungkin kalian salah satunya?? ?kenapa dia sering dibully kak? Kan dia ganteng? saya bertanya kepada kak Fikri, ?iyah, menurut beberapa omongan dia ganteng karna memakai dukun tapi kakak yakin dia jadi ganteng karena telah berhasil menurunkan berat badannya dan sering berolahraga sehingga menjadi ideal badannya.? ?kakak kenal Rizky sejak kapan?? Tanya Sani, ?kakak baru kenal dia saat kelas 10 dulu, dia gendut tetapi sejak kenaikkan kelas justru dia menjadi ideal dan tampan?, lalu bel tanda masukpun berbunyi, Saya dan Soni pun langsung pergi ke kelas. Di dalam kelas selama pelajaran saya tidak bisa berkonsentrasi karena kurang enak badan dan kepikiran tentang Rizky terus, ?Monica! Monica! Hei! Kenapa kamu bengong terus?!? marah bu guru kepadaku, ?eeeehhhh tidak bu, sa-saya kurang enak badan saja? jawabku sambil tergagu-gagu, ?yasudah, Sani tolong antarkan Monica ke ruang UKS!? ?baik bu?? jawab Sani.
    Kelasku dengan ruang UKS tidak terlalu jauh tetapi rasanya saya sudah capek sekali padahal baru melewati 2 kelas dan tiba-tiba saya melihat suatu bayangan dan berteriak ?AAAAAAAAA!!!!!!? dan saat itupula-lah saya tidak sadarkan diri. ?Monica! Monica! Monica! Monica! Sadar Monica!? aku mendengar suara itu tetapi tidak terlalu jelas dan akupun merasa seperti sedang disebuah tempat yang indah, rumput hijau tak berpenghujung, udara sejuk, matahari yang tidak panas, tetapi tiba-tiba suara teriakkan memanggil ku untuk sadar hilang. Ada sebuah suara ?hai Monica!? dan saat saya berbalik badan dan ternyata Rizky disana! Entah kenapa saya tidak ketakutan atau terkejut apalagi saya sudah tahu bahwa Rizky telang meninggal tahun lalu. ?Monica, kamu jangan heran, kamu akan baik-baik saja kok disini? ?iya Ki, oh iya ini aku dimana?? ?kamu disebuah padang rumput, aku harap kamu suka disini tapi, kamu harus ingat bahwa tempat kamu sebenarnya bukan disini?, lalu tiba-tiba Rizky melambaikan tangan ke arah ku dan saat itu pula aku membuka mata dan melihat guru beserta Sani berada disamping diriku. ?Monica, kamu gak apa-apa?? Tanya seorang guru yang tidak begitu jelas ku lihat tetapi suaranya ku kenali, ?iya, gak apa-apa?. Lalu tak lama kedua orang tuaku datang dan membawaku pulang, diceritakan orang tuaku ternyata saya sudah pingsan hampir 30 menit maka karna itulah pihak sekolah memanggil orang tua saya, saat itu pula saya berpikir padahal saya hanya merasakan sekitar 3 menit dan tempat apakah saat saya pingsan tadi berarti?! Pertanyaan itu saya pendam. Selama perjalanan menuju rumah sakit saya terus mengeluarkan keringat panas dingin dan dengan muka pucat sekali, sesampainya di rumah sakit saya berjalan sambil dituntun bapak saya. 15 menit menunggu giliran, saat saya masuk dan selesai diperiksa justru dokter bilang tidak ada yang salah dari hasil diperiksa dan saya hanya diberi obat berupa vitamin dan penguat imun tubuh serta harus beristirahat selama 2 hari di rumah. Ibu saya menunggu mengambil obat sedangkan saya dituntun oleh bapak saya berjalan ke mobil agar saya tidak lelah, lalu sayapun tidur di dalam mobil.
    Sesampainya di rumah saya dibangunkan oleh bapak saya, saat itupula saya merasa tidak sakit lagi justru sangat berenergi tetapi tetap saja saya disuruh istirahat, dikarenakan masih merasa mengantuk saya pun lebih memilih tidur lagi. ?Hai Monica, selamat datang kembali ya!? tiba-tiba suara itu muncul lagi dan saya tersadar bahwa saya ada disebuah padang rumput yang sepertinya pernah saya datangi namun saya tidak ingat segalanya kecuali wajahnya, dia Rizky! ?Monica! Kenapa bengong?? ?enggak kok ki, oh iya ini dimana sih?? Tanya ku, ?ini alam ku, Mon, kenapa gitu? Beda ya?? ?iya, aku ngerasa aneh aja disini?, ?kamu gak usah takut, sebenernya aku pingin ngomong sesuatu ke kamu, bilangin ke Fikri bahwa dia harus bertanggung jawab atas semua ini!? tiba-tiba Rizky bersuara keras sambil membentak, ?memangnya kenapa?? Tanya ku sambil ketakutan, ?jadi begini Mon cerita, dulu waktu aku sedang jalan-jalan bersama pacarku, aku kecelakaan di tol, pacarku entah kemana sekarang, sopir dan aku mati seketika di tempat karna kepala kami membentur benda keras? ?lalu??, ?lalu, akupun mati, sebenarnya sekarang yang kamu lihat bukanlah aku tetapi jin yang memang tahu semua tentang Rizky, aku ingin Fikri bertanggung jawab atas perbuatannya!? kembali dia berkata dengan nada tinggi, ?memang apa yang Fikri lakukan?! Dan kenapa?!? Tanya ku sambil heran, ?dia yang membuat rem mobil ku tidak berfungsi! Sebenarnya aku tahu dia suka sama pacarku, namanya Putry, tetapi Putry tidak menyukainya? ?lalu kenapa aku?!? ?hanya kamu yang bisa melihatku, aku harap kamu mau menyampaikan ini kepada Fikri, bahwa dia harus menyerahkan diri ke kepolisian dan meminta maaf ke keluarga ku?. Lalu tiba-tiba suara Rizky menghilang dan akupun terbangun dari tidur.
    ?Maaah!? teriakku memanggil ibu, ?iya apa Mon?!? ?Mana HP aku???? Tanya ku, ?itu, didekat TV?. Akupun mengambil HP ku dan menelpon Fikri, ?halo?? ?ini kak Fikri kan?? ?iya, ada apa Mon?? ?gini kak, kakak harus segera menyerahkan diri ke polisi atau aku yang bakalan melaporkan kakak ke polisi!? ?jangan-jangan kamu tahu masalah ini kan!? ?iya kak!! Aku tahu semuanya!!? ?berarti kamu yang seharusnya dibunuh!? ?tidak akan bisa! Lihat saja!? (telepon dimatikan oleh Fikri), dengan segera saya pun bergegas mandi dan mengajak ayah pergi ke kantor polisi saat waktu maghrib itu, disepanjang jalan saya memberitahu semuanya kepada ayahku tentang kasus yang akan saya laporkan ke polisi itu. Sesampainya di kantor polisi, tiba-tiba di tas kecilku ada sebuah kertas yang sudah lecek dan bertuliskan ?Monica, pakai semua barang ini untuk menuntut Fikri, dan sebelum dia dipenjara mohon biarkan dia untuk meminta maaf ke keluarganya dan keluargaku baru dia boleh dipenjara? dan ternyata ada benda-benda tajam serta sebuah kaset video CCTV yang melihatkan bahwa Fikri merusak rem mobil saat mobil tersebut berada di parkiran, saya masuk kedalam kantor polisi dan memberitahukan semuanya serta semua bukti yang ?tiba-tiba? berada di dalam tas kecilku. Setelah melapor, saya pun pulang dan keesokan harinya pihak kepolisian datang ke rumahku dan menyuruh saya menunjukkan Fikri maka saya pun membawa polisi ke sekolah dan langsung menangkap Fikri. Selama 3 hari Fikri ditahan di kantor polisi tanpa mau mengakui perbuatannya, akhirnya dia mengakui perbuatannya dan meminta maaf ke keluarga dan keluarga Rizky.
    3 bulan sudah saya tidak pernah mendengar kabar Fikri dipenjara namun tiba-tiba sebuah kabar mengejutkan dari keluarga Fikri, bahwa Fikri menjadi gila dan membunuh dirinya sendiri dengan sebuah obeng yang entah didapatkannya darimana itu, Fikri meninggal di sel-nya. Saya pun beserta teman-teman mendatangi pemakamannya keesokan harinya dan saya melihat sesosok lelaki berdiri dibelakang sebuah pohon dan membawa tulisan ?TERIMAKASIH? dan ternyata dia adalah Rizky tetapi tiba-tiba sesosok itu berubah wujud, wajahnya hancur mengerikan dan menghilang begitu saja.
    Setelah pemakaman itu, segala hal hidup saya kembali normal tanpa ada ketakutan. Sekianlah kisah saya, saya mohon ambil hikmahnya dan buruknya jangan ditiru.

  6. #6
    WaveGamers Nadusaki's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    60
    Likes (Received)
    4
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    14
    Nick : Nadusaki
    sever : S-2 Lucy
    Judul : Rumah Hantu

    perkenalkan namaku nadusaki,aku masih duduk kelas 2 SMA,aku dan keluargaku suka berpindah pindah karna pekerjaan ayahku,ayahku suka membeli rumah di mana mana,tapi rumah yang di beli oleh ayahku kali ini sangat berbeda dengan rumah rumah yang sebelumnya
    lokasi rumahnya terpencil,seperti sebuah villa yang telah lama di tinggalkan oleh pemiliknya,ayahku mau membelinya karna harganya yang terbilang murah untuk sebuah rumah yang besar, di depan rumah tamannya bagus ada kolam ikan juga,tapi yang membuatku agak merasa takut ada sebatang pohon besar dengan cabang tunggal besar yang menyamping.
    dekorasi rumahnya bagus,dengan ruang tamu yang lebar,4 kamar tidur,2 kamar mandi, dapur yang besar,sepertinya aku sangat suka dengan rumah baru kami.
    aku masih berjalan jalan melihat rumah baru kami,aku melihat sebuah kursi goyang yang ukurannya untuk orang dewasa tapi sudah agak berdebu,aku membersihkan nya hingga bersih,ketika aku duduki entah kenapa seolah olah aku mendapat gambaran atau ingatan tentang kursi goyang tersebut, di dalam gambaran itu ada seorang gadis yang cantik yang sangat suka duduk di
    kursi goyang tersebut,saat dia duduk di kursi itu dia selalu menggoyang kan kursinya sambil bernyanyi sinden,tiba tiba aku tersentak oleh panggilan ayahku," sepertinya kamu menyukai kursi goyang itu ya nad", tandas ayahku, aku tidak membicarakan gambaran tadi yang aku rasakan kepada ayahku,takutnya ayahku tidak percaya jadi aku hanya menyimpan rahasia itu sendirian.

    pas malam tiba,aku kebelet pipis,aku segera ke kamar mandi karna sudah tidak tahan lagi,sesampainya di kamar madi,"ah leganya ", tiba tiba lampu kamar mandi padam,aku terkejut dan berteriak," emaaaaak", lalu lampunya hidup lagi,ketika aku ingin keluar dari kamar mandi dan membuka pintu kamar mandi,aku sangat shock dan hampir pingsan,ada seorang wanita di depan pintu
    dengan wajah hancur,rambut panjang dan menggenakan kain putih,aku terdorong kebelakang dan berteriak sambil menutup mata, lalu ibuku menghampiriku," kamu kenapa nad ? ", ibuku bertanya," tadi ada seorang wanita menggunakan gaun putih dengan wajah yang hancur," kataku," ah mungkin itu hanya halusinasimu saja nad,ah bikin ribut saja tengah tengah malam ayo kembali lagi ke kamarmu," tandas ibuku.
    aku kembali ke kamar untuk tidur,tapi aku masih belum bisa tidur karna masih mengingat kejadian tadi dan gambaran yang terlihat ketika aku duduk di kursi goyang tadi siang. tanpa tersadar aku terlelap dan tertidur,aku bermimpi tentang gadis itu lagi,tapi bukan sebagai hantu melainkan kehidupan gadis itu pas masa hidupnya.
    di kehidupannya gadis itu tinggal bersama ibu tirinya dirumah yang kami beli,ayahnya sering pergi keluar kota untuk bekerja,setiap harinya dia hanya tinggal bersama ibu tirinya di rumah,semua pekerjaan rumah dia yang kerjakan,sementara ibu tirinya hanya duduk santai dan memerintahnya untuk melakukan apapun keinginan ibu tirinya,setelah selesai mengerjakan semua pekerjaan rumah,dia biasanya beristirahat di kursi goyang
    sambil bernyanyi sinden untuk menenangkan hati dan pikirannya.

    namun suatu hari, saat dia sedang bersantai di kursi goyang nya ibu tirinya menyuruh dia untuk menyapu halaman depan,tapi karna keasikan bernyanyi dan duduk di kursi goyang dia lupa melakukan tugas dari ibu tirinya,tiba tiba ibu tirinya datang," kenapa halaman depan masih kotor" tanya ibu tirinya," ah maaf bu saya lupa menyapunya karna keasikan duduk di kursi goyang",tandas gadis itu.
    lalu ibu tirinya menarik rambutnya seraya berkata,"kamu ini ya sejak kapan jadi pemalas,oh gara gara kursi ini ya", lalu ibu tirinya menghancurkan kursi goyang kesayangan gadis itu dan memukulnya lagi di kepala dengan kaki kursi goyang tersebut.
    gadis itu sangat menderita,perasaannya tak menentu,dia mencari sesuatu tapi aku tidak tau apa yang di carinya, lalu dia memegang sebuah tali,aku penasaran apa yang ingin di lakukannya dengan tali tersebut,dia pergi ke halaman depan dan memasang tali itu di cabang pohon besar depan rumah.
    jadi dia ingin gantung diri lantaran fikirannya sedang kacau,dan akhirnya dia menggantung dirinya di pohon tersebut,lalu tiba tiba saat aku melihat kehidupannya melalui mimpiku,hatu gadis dengan wajah hancur menggeram di depanku, aku tersentak dan terbangun, tubuhku penuh dengan keringat,aku sangat ketakutan.
    aku membangunkan ibuku dan menceritakan semua yang kualami kepada ibuku dan ayahku,malam itu kami tidak bisa tidur,ke esokan harinya kami sepakat untuk tidak tinggal di rumah itu lagi,ayahku membatalkan perkerjaannya disana, akhirnya kami kembali lagi kerumah kami yang dulu, setelah kejadian itu aku sakit selama satu minggu dan masih membayangkan hantu gadis dengan wajah yang hancur.
    Last edited by Nadusaki; 31 Oct 2015 at 10:34.

  7. #7
    Member AdityaEka's Avatar
    Join Date
    Sep 2014
    Posts
    24
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10
    Nick : Aditya
    Sever : S-2 Lucy
    Judul : See Your Behind.

    Lihatlah dibelakangmu sebelum membaca cerita ini. Karena mungkin dia sedang bersama mu.
    Malam itu adalah malam Halloween yang kesekian hari untukku. Ya.. malam Halloween pada tahun 2013 yang paling berkesan dan menakutkan.

    Saat itu dimulai di pagi hari saat aku terbangun dari tidur malam ku, dengan diiringi suara kicauan burung - burung yang merdu dan sinar matahari terbit yang mulai memasuki ruang tidur ku dengan cahaya kuning yang sangat menyilaukan mata, membuatku segera bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka agar wajah keliatan lebih segar meskipun hari itu merupakan hari libur.

    Tetapi sebelum aku memasuki kamar mandi terdengar suara seseorang yang sedang menyikat lantai kamar mandi tersebut, lalu sejenak ku menghentikan langkahku dan berpikir,

    "Mungkin ibu sedang membersihkan kamar mandi." Pikirku

    Dan untuk memastikannya ku buka sedikit demi sedikit pintu kamar mandi tersebut. Ku pegang ganggang pintu tersebut lalu terdengar suara rintihan sekaligus ketawa kecil aneh yang seketika itu membuat bulu kuduk berdiri seakan baru ditiup oleh angin dingin yang menyelimuti seluruh tubuh.

    Dengan cepat lalu kubuka pintu tersebut, dan alangkah terkejutnya apa yang saya liat,

    "Disini tidak ada satu orang pun, lalu apa yang kudengar barusan?" Berkata diriku di dalam hati yang penuh dengan tanya apa yang sebenarnya terjadi.

    "Ah sudahlah.. mungkin hanya perasaanku saja." Ku masuk kedalam kamar mandi itu lalu kubersihkan seluruh tubuhku dengan air hangat yang tersedia di dalam kamar mandi.

    Seusai mandi dan mengambil handuk untuk membersihkan air - air yang masih membasahi tubuhku, ku langkahkan kaki ku ke arah kamar tidurku. Kebetulan arah dari kamar mandi ke kamar tidur melalui dapur, kuliat sekilas dapur dan terdapat seseorang wanita yang sedang menundukkan kepala dan memotong - motong buah dan sayur.

    "Tumben adikku sudah bangun." Pikirku. Karena aku kira itu adalah adikku dan tanpa curiga kuteruskan jalan ku kearah kamar ku. Tetapi sebelum ku masukkan badanku ke arah kamar, terliat semacam memo tertempel di pintu kamar adikku yang persis di sebelah kamarku.

    "Kakak.. Aku dengan Ibu dan Bapak sedang keluar ke rumah nenek ya. Maaf tadi buru - buru jadi belum sempat pamit, Dan juga tidak enak jika harus membangunkan kakak. Di dapur sudah ada sarapan. Silahkan dimakan. Kami baru pulang besok. Terima kasih".
    Membaca memo itu, sontak ku terjekut dan langsung berlari ke arah dapur,

    "Jadi siapa orang yang kuliat barusan di dapur jika semua orang sudah keluar" kataku sembari bergegas.

    Dan sesampainya di dapur sudah tidak ada lagi seorang wanita yang berada di dapur tadi. Ku dekati dapur itu dan alangkah terjutnya bahwa terdapat darah di sekitar dapur. Ku telusuri jejak darah itu , dan sampailah aku menemukan mayat tikus yang mati bersimbah darah tanpa tau sebab jelas kematian tikus itu. Kubersihkan dapur dan kubuang mayat tikus tadi. Lalu terdengar lagi suara ketawa lengking yang samar - samar. Suara nya seperti berada di belakang tubuhku. Dan dengan cepat kubalikkan tubuhku ke belakang dan ternyata kosong, tidak ada satu orang pun.

    Bulu kuduk ku semakin berdiri,

    "Sebenarnya apa yang terjadi di rumah ini?" ku tarik nafasku untuk menenangkan diri dan segera masuk ke dalam kamar untuk beristirahat dengan sebelumnya sudah mengambil makanan yang sudah disiapkan oleh adikku.

    "Aku mungkin lagi lelah, jadi hari ini sering berpikir yang aneh - aneh." Pikirku. Tetapi baru 1 menit aku merebahkan tubuhku, terdengar suara benda keras yang terjatuh yang cukup mengangetkan ku. Sontak ku keluar kamar menuju sumber suara keras itu yang ternyata terdapat sebuah guci yang jatuh dan pecah.

    "Siapa yang menjatuhkan ini?" tanyaku. Dan seketika itu terdengar suara kucing yang memang menjadi hewan peliharaanku.

    "Mungkin ini perbuatan si kucing." Dengan sedikit perasaan kesal, kubersihkan pecahan guci itu dan tiba - tiba kuliat ada sebuah tangan yang sedang memegang pundakku. Tangan putih pucat itu semakin menerkam pundakku dengan keras, dan saat kuraih tangan itu dan menoleh ke arah belakang, tenyata tidak ada siapapun disitu.

    Sontak ku langsung berlari menuju kamar dan menarik selimut tidur untuk menutup mata akan kejadian aneh pagi hari ini. Dalam keadaan berkeringat dingin, aku pun tidur ternyenyak pagi itu.

    Pukul menunjukkan pukul 18.00 dan tidak seperti biasanya aku baru bangun tidur saat itu.

    "Mungkin akibat aku ketakutan pagi ini." Sambil segera kulangkahkan kaki menuju dapur untuk mengambil air minum di galon. Saat itu juga ku liat ke arah ruang tamu terdapat seorang wanita yang sedang menyalakan dan menonton terlevisi.

    "Bukankah semua orang baru sampai besok hari. Jadi siapa wanita itu?" Saat ku mulai berpikir seperti itu wanita itu lalu ketawa dengan suara yang mengerikan dan semakin keras. Reflek ku berlari menuju kamar dan suara itu malah semakin terdengar jelas. Kuarahkan penglihatanku ke segala arah untuk mengetahui sumber arah suara tersebut dan ketika ku arahkan pandanganku ke atas lemari. Ternyata sesosok wanita tua dengan wajah yang mengerikan dan menakutkan serta kuku yang sangat panjang dan kuat tajam sedang duduk disana sambil mengeluarkan suara yang mengerikan. Dan saat kuberbalik arah badan ke belakang, tiba - tiba dia sudah berada tepat di depan wajahku sambil berteriak mengeluarkan suara yang mengerikan lagi menakutkan. Aku pun pingsan saat itu.

    Keesokan pagi hari nya, semua keluargaku sudah tiba di rumahku dan menemukan aku sedang tertidur di lantai tempat tidurku.

    "Kenapa kamu tertidur di lantai bukannya di kasur?" Aku pun hanya diam sambil tersenyum dan berkata di dalam hati tanpa memberitahukan kepada keluarga tentang kejadian aneh apa yang terjadi kemarin malam terhadap diriku agar tidak membuat kekhawatiran pada keluarga di rumah.

    "Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa itu bisa terjadi? Dan siapa hantu wanita tua itu? Apa itu nyata / mimpi?" dan masih banyak pertanyaan yang harus kupecahkan sendiri dan kucari tau sendiri untuk memecahkan misteri ini.

    END.
    Last edited by AdityaEka; 31 Oct 2015 at 20:38.

  8. #8
    WaveGamers
    Join Date
    Nov 2014
    Posts
    37
    Likes (Received)
    3
    Dislikes (Received)
    1
    Rep Power
    12
    Nick : Lenyut
    sever : S-31 Sting


    Spoiler for Jelajah Kematian:
    Last edited by murai; 01 Nov 2015 at 23:14.

  9. #9
    WaveGamers ouija's Avatar
    Join Date
    Nov 2014
    Posts
    89
    Likes (Received)
    6
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    19
    Nick : FxCorazon
    Server : 18 - Levy
    Judul : Marked

    Semasa aku duduk di bangku SD aku sering sekali bermain dengan teman-temanku di luar rumah....
    Rumahku yang terletak di daerah dekat pegunungan membuat lingkungan sekitarnya masih terlihat segar dan asri...
    Setiap pulang sekolah aku sering sekali diajak temanku bermain di luar, baik ke sungai untuk bermain air ataupun ke hutan dekat daerah rumahku untuk mencari buah di sana...
    Saat bermain di hutan dekat rumahku, aku sering sekali lupa waktu dan pulang kerumah agak malam...

    Hari itu aku pun pulang kerumah agak telat dari hari biasanya, sesampainya di rumah aku pun dimarah oleh orangtuaku...

    Ayahku pun memarahiku "Main si boleh main, tapi kamu harus ingat waktu juga, lihat sekarang sudah jam 7 kamu baru sampai di rumah. Anak SD mana yang main dari pulang sekolah sampai larut begini."
    "Iya , pa... Aku tidak akan mengulanginya lagi" jawabku
    "Ya sudah ayo cepat mandi sudah malam nanti sakit." Sambung ibuku
    "Iya." Kataku sambil bergegas ke kamarku...

    Sesampainya di kamarku aku pun langsung menaruh tas dan membuka baju bersiap untuk mandi...
    Tapi saat membuka baju ada bekas membiru di lenganku..
    Tanpa berpikir aneh-aneh, aku pun hanya menyimpulkan mungkin saat aku melompat dari atas pohon tangan ku terbentur sesuatu...
    Aku pun bergegas mandi setelah itu...

    Sejak orang tuaku memarahiku, aku memang mengurangi waktu untuk bermain di luar dan sepulang sekolah langsung pulang kerumah...
    Tapi hal itu tidak berlangsung lama, teman-temanku yang terus membujukku untuk bermain membuatku akhirnya tidak tahan dan mulai ikut bermain dengan mereka...

    Hari itu karena sudah lumayan lama tidak bermain di luar bersama teman-teman ku aku pun bermain sampai sore..
    Setelah puas mencari buah di hutan dan bermain di tepi sungai pun aku pulang ke rumahku...

    Sesampainya di rumah aku pun langsung menaruh tas ku dan bergegas untuk mandi...
    Tapi saat aku membuka baju aku sangat terkejut, disekujur tubuhku terdapat bekas memar berbentuk telapak tangan...
    Bahkan di antaranya ada bekas cakaran..
    Aku yang panik pun langsung berteriak dan berlari keluar, sambil memanggil ayah dan ibuku...
    Ayah ibuku yang terkejut mendengar teriakan ku pun segera menghampiriku..

    "Ada apa sii sudah sore ini, bukannya cepat mandi malah triak-triak." Kata ayahku

    Aku pun langsung menunjukan memar di sekujur tubuhku kepada orang tuaku...
    Ayah dan ibuku juga terkejut melihatnya, namun mereka mengetahui apa penyebabnya dan mencoba menjelaskannya padaku...

    "Ini salah satu alasan kenapa ayahmu melarang mu bermain terlalu lama di hutan." Kata ibuku
    "Maksud ibu apa ?" Tanyaku kebingungan
    "Hutan di belakang sana itu ada penunggunya, mungkin dia merasa kamu dan teman-temanmu mulai menggaggu wilayahnya. Makanya dia menandai mu seperti itu." Jelas ayahku
    "Lalu harus bagaimana ini ?" Tanyaku panik
    "Kamu jangan main disana lagi yah, nanti juga tandanya hilang." Jawab ibuku mencoba menenangkan...

    Setelah kejadian itu pun aku dan anak-anak di sekitar daerah tempat tinggalku tidak pernah bermain ke daerah hutan itu lg...

  10. #10
    WaveGamers
    Join Date
    Apr 2015
    Posts
    34
    Likes (Received)
    2
    Dislikes (Received)
    1
    Rep Power
    11
    Nick : ElViento
    Server : 18 - Levy
    Judul : That Memories

    Saat kalian kecil apakah kalian sering bermain ke rumah nenek kalian ?
    Pengalaman apa yang kalian ingat saat bermain di sana ?
    Mungkin ada yang menyenangkan , menyedihkan , atau.......
    Menyeramkan....

    Saat aku kecil aku sering diajak ke rumah nenek ku, walaupun sama-sama berada di Kota Bandung namun lumayan berjauhan jaraknya...
    Kota Bandung memang terkenal akan bangunan-bangunan tuanya yang masih memiliki design ala belanda...
    Rumah nenek ku pun salah satu yang masi berkonsep "Bangunan Belanda" tersebut...
    Selain rumah nenek ku yang masi berupa "Bangunan Belanda" , di dekat rumah nenek ku pun ada sebuah bangunan bekas pabrik tenun yang merupakan peninggalan Belanda...

    Setiap mengunjungi rumah nenek ku aku merasa sangat senang, seperti anak kecil pada umumnya saat diajak jalan-jalan...
    Di depan rumah nenek ku tertanam sebatang pohon mangga yang sangat besar dan rindang , buah dari pohon tersebut yang manis dan besar-besar membuat pohon itu tidak ditebang....
    Seperti "Bangunan Belanda" lainnya memiliki pintu dan jendela yang besar , kalau nenek ku bilang karena Orang Belanda itu tinggi besar... (o_o)
    Tapi sebenarnya bagian rumah yang paling mencolok dari rumah nenek ku ini merupakan bagian dapur dan juga kamar mandinya...

    Dapur rumah nenek ku panjang yang tersambung dengan lorong ke daerah ruang makan...
    Dan kamar mandinya terletak tepat d bagian sebrang dapur , jadi masih menyatu dengan dapur...
    Di depan area kamar mandi terdapat tempat untuk menyuci baju yang lumayan luas ,, sekitar 2x2 meter...
    Kamar mandinya tidak terlalu luas , namun bak yang terletak di kamar mandi tersebut sangat besar...
    Konon dulu sebelum dijadikan bak, ada sumur besar disana...
    Bak berukuran 3x2 meter yang berada di pojok kamar mandi ini , sering dipakai untuk menyimpan air kata nenek ku...

    Walaupun banyak orang yang sering bercerita tentang ke-angkeran rumah nenek ku tapi orang-orang rumah tidak ada yang percaya karena belum perna mengalami hal aneh apa pun disana...
    Sampai saat itu pun tiba...

    Hari itu orang tua ku sedang pergi ke luar kota, aku pun dititipkan di rumah nenek ku selama 3 hari..
    Saat itu yang tinggal di rumah nenek ku hanya 3 orang yaitu aku , nenek ku dan pembantu kami Ai...
    Hari itu seperti biasanya setelah bermain seharian dengan Ai aku pun diminta untuk mandi...

    "Ayo mandi dulu sudah sore nanti masuk angin lhoo.." Kata Ai
    "Iyaaa" jawabku singkat sambil berlari ke kamar mandi

    Saat aku berlari ke kamar mandi ada telepon yang berbunyi dari arah ruang tamu...
    Ai pun bergegas menerima telepon itu , namun anehnya tidak ada suara di sana...
    Lalu Ai pun kembali ke kamar mandi untuk memandikan ku...

    Setiap mandi di rumah nenek ku , aku pasti masuk ke dalam bak mandinya untuk bermain air...
    Seperti biasanya saat selesai mandi aku pun masuk ke dalam bak mandi dan bermain di sana...
    Kemudian ada suara telepon lagi dari arah ruang tamu , Ai pun menyuruhku menunggu sebentar...
    Namun lagi-lagi telepon yang diangkatnya tidak bersuara..

    Saat kembali ke kamar mandi Ai pun heran melihat kelakuan ku...

    "Lho kamu koq ketawa-ketawa sendiri sih ?" Tanya Ai
    "Iyaa abisnya baru kali ini mandinya rame jadi asik dehh... " jawab ku sambil tertawa

    Ai yang mengira hal itu hanya kelakuan konyol anak kecil pun tidak terlalu menghiraukan jawabanku..

    "Tuh kan enak mandi, kamu sii di suruh mandi saja susah.." Balas Ai
    " hehe iyaa iyaa..." Jawabku

    Setelah selesai mandi Ai pun membawa ku keluar dari kamar mandi..
    Ternyata ada nenek ku yang sedang mengambil air teh di dapur..
    Dengan wajah heran nenek ku pun bertanya...

    "Ai tadi kamu masuk sama 3 orang anak kan , lah mereka kemana toh ndo ? Sudah pulang duluan ya ?" Tanya nenek ku
    Ai yang kebingungan pun menjawab "Lho tadi cuman sendiri koq.."
    Nenek ku yang merasa aneh pun bertanya kepadaku "anak-anak yang masuk ke kamar mandi itu kemana ?"
    Dengan polos aku pun menjawab "Itu masih main di bak mandi..."

    Ai dan nenek ku yang terkejut pun langsung membawa ku ke ruang tamu tanpa bicara sepatah kata pun...

Page 1 of 2 12 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •