Page 5 of 23 FirstFirst 12345678915 ... LastLast
Results 41 to 50 of 221

Thread: Screenshot dan Reportase War

  1. #41
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    SD 21 Januari 2015

    Kini adu kekuatan antar kubu kembali memanas. Masing-masing kubu mulai mewujudkan ambisinya masing-masing untuk menguasai wilayah-wilayah vital di daerah para rivalnya.

    LOD yang sebelumnya mendominasi daratan China, kali ini harus menerima serangan beruntun yang mengejutkan pertahanan pasukan bendera hitam di wilayah barat ini. Serangan tak terduga ini justru datang dari pasukan CAO yang merupakan kubu minoritas di wilayah utara.

    Dengan semangat CAO yang membuncah, membuat pasukan ini dipenuhi kekuatan yang luar biasa dan tidak terduga sebelumnya. CAO mampu mengungguli pasukan LOD hingga berhasil mengibarkan bendera kerajaannya di ChenLiu City. Karena rupanya selain menghadapi CAO, LOD juga harus menghadapi kubu LIU yang mengintimidasinya di wilayah utara. Hal ini membuat konsentrasi LOD terbagi sehingga menyebabkan fokus pertahanan pasukanya berkurang.

    Di QingZhou, GS tidak tinggal diam. Mereka bertarung sengit dengan para pasukan LIU dari timur yang juga menduduki wilayah tersebut. GS berhasil mengecoh LIU dan mengibarkan bendera kerajaannya di Beihai City.

    LIU yang tak punya pilihan memalingkan target serangannya dengan melancarkan intimidasi spekulasi ke wilayah iZhou. LIU mengambil alih wilayah yang dalam keadaan terbuka tanpa pertahanan kuat dari pasukan CAO yang tengah terfokus pada penyerangannya ke kubu LOD.






    RT 21 Januari 2015

    Kelanjutan perseteruan di dataran China kian memanas. Masing-masing kubu saling melancarkan serangan satu sama lain. Balas-membalas serangan dan adu kekuatan di hampir seluruh provinsi pun terjadi dan tidak bisa dicegah. Tujuan mereka sama, yaitu memperluas wilayah kekuasaan masing-masing kubu.

    Perseteruan antara 3 Kerajaan, LIU, SUN dan CAO semakin hari dari waktu ke waktu semakin memanas. Tidak heran juga jika terjadi perebutan dimana-mana. Bentrok antara ketiga kubu ini rupanya tak bisa lagi ditahan atau diinterfensi dari pihak luar. Hal ini lantas membuat ROME dan KILL tidak bisa tergabung dalam konflik antar ketiganya.

    Dalam situasi yang tidak bisa ROME dan KILL kendalikan, ROME dan KILL memanfaatkan kesempatan ini untuk merebut QingZhou dan IZhou dari tangan musuh. Sementara itu, 3 kerajaan lawan yaitu LIU, SUN dan CAO tengah sibuk dengan upaya mereka untuk menguasai wilayah China Barat.

    Terlalu fokus pada usaha dan ambisinya untuk menguasai China Barat, CAO mengabaikan hal lain yang tak kalah penting. Pertahanan CAO di wilayah timur melemah karenanya. LIU yang melihat kesempatan tak mau menyia-nyiakannya. Puyang berhasil direbut LIU dari tangan CAO.

    Diluar daripada itu selain mengejar ambisinya dalam perebutan wilayah barat, SUN membuat rencana yang jauh lebih matang. Hingga dia bisa mengendalikan China barat dengan baik dan tetap mengawasi China Selatan hingga tetap terlindungi.






    RT 22 Janunari 2015

    Peperangan masih berlanjut di dataran China. Pedang telah diasah untuk menebas para lawan. Strategi dan siasat yang direncanakan pun telah dimatangkan. Pertaruhan hidup dan mati demi menjadi pemenang.

    Pasukan CAO harus menerima serangan beruntun dari para rivalnya. Pasukan CAO yang tersebar di beberapa wilayah berbeda juga harus kehilangan sebagian teritorialnya dengan mengorbankan pertahanan barisan depan. CAO mengorbankan pasukannya dengan tujuan agar dapat lebih mudah menguasai China Barat.

    HAN berusaha mengendalikan pasukannya dengan sebaik-baiknya agar dapat menembus pertahanan CAO dari ChangAn. Melihat peluang ini, SUN memanfaatkannya dengan bergegas mempertahankan wilayah Runan dan sekitarnya. Rupanya SUN tidak ingin kehilangan wilayah kekuasaannya seperti kubu CAO. Dengan tetap memperkuat pertahanannya, SUN juga mengambil langkah untuk menginvasi China Utara dengan melibas habis pasukan LIU.

    Perlahan-lahan beberapa kota dan desa mulai mengibarkan bendera biru milik SUN. Hingga hampir 50% dari daratan China telah berhasil dikuasai olehnya. Melihat hal ini, CAO mulai merasa geram. Dia mencoba menyerang DongJun dari Baima. Namun upaya tersebut tidaklah mudah. Rencana CAO berhasil digagalkan hingga porak poranda sebelum kemudian memutuskan untuk melarikan diri ke Ye.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  2. #42
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    RT 23 Januari 2015

    Peperangan di dataran China kembali terjadi. Para jendral dari masing-masing kubu telah bersiap serta membawa ratusan prajurit dalam medan perang.

    Peperangan antara 3 kerajaan kali ini tidak bisa dihindari lagi. Terlebih lagi ketiganya berambisi yang sama besar untuk menguasai China Barat. Pada saat keadaan sedang genting, CAO mengalami masalah di dalam kerajaannya yang membuat mereka dilema. Hal itu berimbas pada fokus CAO pada pertahanan wilayahnya yang semakin melemah.

    Melihat situasi yang sedang tidak stabil membuat KILL dan ROME berpikir untuk memanfaatkan keadaan dengan diam-diam merebut beberapa kota kekuasaan lawan. Pun keadaaan CAO yang sedang tidak baik, dapat dimanfaatkan oleh SUN dan LIU. Tak mau begitu saja kalah pada kedua musuh besarnya, CAO pun melawan habis-habisan demi membuktikan kerajaan siapa yang paling kuat dan sanggup bertahan.

    SUN dengan strateginya yang matang tetap bisa mempertahankan kekuasannya di wilayah China Selatan dari gangguan kerajaan lain. Sehingga meskipun SUN tengah sibuk dengan usahanya untuk menguasai China Barat, kekuasaanya di wilayah selatan tetap bisa dipertahankan.

    Usaha SUN dalam menguasai China Barat tidak sia-sia. Sebagian besar wilayah barat jatuh ke tangannya. Sedang CAO dan LIU harus bersiap dengan strategi dan pasukannya yang lebih baik agar dapat mengungguli SUN kedepannya.






    SD 24 Januari 2015

    Revolusi besar-besaran kini terjadi lagi di dataran yang dipenuhi dengan ambisi dan amarah para pasukan yang tak henti-hentinya berseteru demi sejengkal wilayah. Ada kekuatan pedang dan kontak fisik kembali menandai dimulainya peperangan kali ini.

    Liu melakukan gerak cepat dengan menginvasi wilayah CAO. Pergerakan yg sangat cepat ini tidak dapat dibendung lagi hingga berakibat jatuhnya ChenLiu. Namun tidak puas dengan yang didapat, LIU tidak berhenti sampai disini saja, LIU kemudian bergerak ke arah Wan dan melanjukan serangan ke LuoYang.

    LOD terkejut dengan serangan mendadak yang diterimanya ini, sehingga pertahanannya runtuh. SUN turut serta dalam penyerangan di China Barat, Namun kekuatan serangannya tak mampu membendung LIU. Melihat serangan LIU yang begitu dashyat, maka LOD memutuskan untuk menyerang SUN melalui Shouchun. Mendapati hal ini, SUN langsung sigap dengan mempertahankan Hefei. CAO dan LOD kali ini tidak dapat berbuat banyak dalam mengejar ambisi mereka. Perjuangan dan pertarungan akan semakin panjang di masa mendatang.






    RH 24 Januari 2015

    Peperangan kembali dimulai. Dengan ambisi kuat dari masing-masing para pasukan yang berusaha untuk mengungguli para rivalnya, guna menduduki wilayah terluas dengan segala strategi dan taktik yang sangat cerdik.

    Kubu HAN telah menyiapkan strateginya dengan matang dan terarah, setelah mengamati perkembangan war yang terjadi belakangan ini. Hari ini dia membuktikan pada lawan-lawannya bahwa dia kuat dan tangguh, serta tidak bisa dipandang sebelah mata.

    HAN tak mau menyia-nyiakan waktu, dia mencoba untuk menginvasi China Barat dan menggilas abis semua pasukan CAO. Mereka memfokuskan kekuatan pada wilayah ini saja tanpa beranjak keluar area sedikitpun. Semua pasukan bersatu dan menjatuhkan masing-masing kerajaan lawan.

    CAO terdesak karena terkejut. Mereka terlambat menyadari selama ini betapa dahsyatnya kekuataan kerajaan HAN. Namun karena CAO begitu ambisius, dia tidak mau melepas China Barat kepada HAN dengan begitu saja. Dengan gigih CAO mempertahankan wilayahnya dari rebutan musuh.






    RT 25 Januari 2015

    Kelanjutan perseteruan di daratan China kian hari kian memanas. Masing-masing kubu saling melancarkan serangan satu sama lain. Saling membalas serangan dan adu kekuatan di hampir seluruh provinsi pun terjadi dan tidak bisa dielakkan. Kesemuanya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memperluas wilayah kekuasaannya masing-masing.

    Ketika sebagian besar fokus pertempuran ada pada 3 kerajaan yang berperang di wilayah China Barat, Kerajaan ROME tanpa diduga-duga melancarkan serangan. Beruntung bagi ROME, taktik yang mereka siapkan berjalan dengan baik hingga ROME berhasil menduduki beberapa kota di wilayah China Barat.

    Usaha yang ROME lakukan tak ubahnya merupakan usaha pembuktian bahwa dia adalah kerajaan yang kuat dan tidak bisa diremehkan. Kekuatan, taktik dan pertahanan ROME patut dipertimbangkan. Dan bahwa keberadaannya bukanlah sekedar sebagai bumbu pemanis.

    Menyadari peperangan berjalan dengan ketat, sedang kekuatannya tidak bisa menandingi, SUN pun memutuskan untuk tidak terlalu memaksakan diri untuk terus berperang melawan para musuhnya. Tak ingin mengambil resiko dengan kehilangan banyak pasukannya, SUN pun menarik diri hingga pertempuran usai.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  3. #43
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    SD 26 Januari 2015

    Kini adu kekuatan antar kubu kembali memanas. Masing-masing kubu mulai mewujudkan ambisinya masing-masing untuk menguasai wilayah-wilayah vital di daerah para rivalnya.

    Kerajaan LOD berambisi untuk memperluas kekuasaannya dengan menyerang wilayah bagian timur. Ambisi LOD ini membuat 3 kerajaan lainnya semakin terpojok. Kerajaan CAO terpojok di utara, dan tidak bisa berkutik. Karena selain desakan dari LOD,
    CAO juga terpojok oleh serangan LIU yang memiliki wilayah di utara. Di sisi selatan, SUN pun mulai terpojok oleh desakan lawan.

    Ambisi LOD untuk menguasai seluruh wilayah China membuat 3 kerajaan lain merasa dirugikan. Karena LOD mampu membuat sebagian prajurit dari SUN, CAO, dan LIU bergabung ke bawah kepemimpinan mereka yang selalu mensejahterakan prajuritnya.
    Pertahanan CAO sangat lah lemah sehingga setiap kota yang mereka kuasai selalu bisa di ambil mudah oleh kerajaan lain.

    Melihat kesempatan itu LIU bergerak dengan cepat untuk memanfaatkan keadaan. Tanpa segan-segan, mereka menyerang CAO yang jelas jelas pertahanan nya sangatlah lemah. Seperti dapat ditebak, LIU berhasil merebut beberapa kota yang sebelumnya di kuasai oleh CAO dengan sangat mudah.

    Tanpa memberikan perlawanan berarti, SUN hanya bisa bertahan dari gempuran serangan yang di berikan LOD. Belajar dari pengalaman sebelumnya, pada peperangan kali ini pertahanan SUN sangat rapat sehingga membuat pergerakan LOD sedikit terhambat.






    RH 26 Januari 2015

    Peperangan masih terus berlanjut di dataran China. Pedang telah diasah untuk menebas para lawan. Strategi dan siasat yang direncanakan pun telah dimatangkan. Pertaruhan hidup dan mati demi menjadi pemenang.

    Kekuasaan HAN di barat mulai terganggu dengan serangan dari CAO yang terus berusaha untuk mendobrak benteng pertahanan yang di buat oleh HAN. Serangan bertubi-tubi terus diluncurkan oleh Pasukan CAO. Akibat penyerangan tersebut HAN menjadi sangatlah marah. Hal itu berimbas pada kerajaan mereka yang kembali mengangkat pedang untuk berjuang mempertahankan kekuasaannya.

    Melihat kesempatan itu SUN pun tidak ingin tinggal diam. Mereka juga ikut berpartisipasi dalam peperangan antara HAN dan CAO. Ketiga kerajaan tersebut berakhir dengan mengangkat senjata masing-masing untuk saling serang hingga titik darah penghabisan.

    Sedangkan LIU mengambil titik aman dengan tidak ikut serta dalam peperangan kali ini. Para jendaral LIU berfikir dengan keadaan LIU yang sekarang ini sangatlah sulit untuk mengimbangi jumlah pasukan dari ketiga kerajaan lainnya. Sehingga mereka berkesimpulan, LIU sangat mustahil bisa memenangkan peperangan di wilayah barat tersebut. Dari pada ikut serta dalam peperangan tersebut lebih baik memperbanyak prajurit terlebih dahulu.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  4. #44
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    SD 28 Januari 2015

    Tak ubahnya roda yang terus berputar, perang di dataran ini terus berlanjut dengan ambisi masing-masing kubu yang begitu besar. Berusaha saling mendahului satu sama lain baik dalam hal memperkuat pasukan maupun memperoleh wilayah kekuasaan.

    Kerajaan LOD yang telah berhasil menguasai 4 provinsi di wilayah SiZhou terus menumbuhkan semangat dan ambisi setinggi-tingginya pada jiwa para pasukannya. Tanpa kenal lelah, LOD melancarkan intimidasi dan gempuran serangan terhadap para rivalnya. Seperti yang terjadi di wilayah YanZhou. Di YanZhou, LOD kembali berhasil menundukkan CAO, dan mengalahkan pasukan LIU secara bersamaan. Bahkan LOD berhasil mendesak LIU hingga ke wilayah perbatasan.

    Kerajaan LOD juga mulai merambah ke wilayah iZhou dan QingZhou. Namun di provinsi itu telah dipenuhi oleh kubu LIU yang sama-sama memiliki visi untuk menguasai semua wilayah. Hal ini membuat dominasi dan perjuangan sangat keras untuk berhasil mengambil alih dominasi disana.

    Sementara itu di wilayah selatan, SUN berhasil bertahan dan membendung serangan dari para rivalnya. SUN mempertahankan kuantitas wilayahnya hingga akhir peperangan. Di sisi lain, LIU harus kehilangan posisinya di XuZhou. Namun dengan kemampuannya membaca pergerakan para rivalnya, LIU mengalihkan fokusnya pada QingZhou hingga berhasil menguasai keseluruhan wilayah provinsi tersebut.






    RH 29 Januari 2015

    Genderang perang telah dibunyikan bersamaan dengan derap langkah kaki kuda yang menyertai para pasukan menuju medan perang. Menandai dimulainya peperangan dahsyat yang sekali lagi harus dihadapi oleh masing-masing kubu.

    Para kubu yang menjadi minoritas memulai pemberontakannya. Setelah berhasil bangkit dengan semangat yang membara, masing-masing kubu dengan wilayah minim pun berusaha memberontak.

    Kerajaan SUN yang telah mendominasi harus menghadapi pasukan dari rival-rivalnya yang merupakan minoritas. Dengan kuantitas pasukannya, SUN terlihat kewalahan menghadapi semangat juang yang tinggi dari kerajaan lawan, baik itu dari Kerajaan CAO maupun HAN yang mulai melakukan penetrasi ke jantung wilayah SUN di YuZhou. Setelah berhasil masuk, SUN pun melancarkan serangan balasan ke YanZhou dan berhasil menggoyahkan posisi rival-rivalnya disana.

    Hal yang tidak jauh berbeda, terjadi di dataran selatan. SUN yang dulunya berhasil mendominasi North YangZhou harus berhadapan dengan intimidasi dari para rivalnya. CAO yang setelah berhasil memasuki YuZhou melanjutkan invasinya hingga berhasil menduduki Runan. Sementara itu, keberhasilan LIU jauh lebih besar setelah berhasil meruntuhkan pertahanan SUN di perbatasan dan menduduki Shouchun, Ruxu, dan Sanjiang.






    SD 31 Januari 2015

    Kembali gaung peperangan mengiringi para pasukan yang membela masing-masing kubunya bersiap untuk saling serang satu sama lain. Masing-masing bertujuan untuk memperoleh kekuasaan terluas dan posisi tertinggi di dataran yang dipenuhi tirani ini.

    Tak ubahnya sebuah roba yang berputar, tak diketahui kondisi atau situasi apa yang menimpa, perang ini terus membawa perubahan di masing-masing kubu. Ada yang menang dan ada yang kalah.

    SUN yang telah mendominasi sebelumnya kini pun harus merasakan tekanan berat. SUN harus mengakui kekuatan dan strategi sempurna dari pasukan bendera kuning. Setelah berusaha mempertahankan 4 provinsinya dengan perjuangan berat, SUN harus merelakan posisi bergengsi di 4 provinsi itu. SUN mulai terdesak dan mundur dari kekalahannya disana.

    Kini LOD berhasil menjadi penguasa atas wilayah barat. Kerajaan LOD juga terus melancarkan invasinya ke YuZhou, dan mulai memberikan intimidasi di Sanjiang untuk mendesak posisi SUN yang bertahan dengan sisa tenaganya di Selatan.

    Meski berhasil mendominasi Utara di YanZhou, posisi SUN di selatan dapat dikatakan sangat rapuh. Dengan intimidasi dari LOD, dan serangan beruntun LIU ke perbatasan NorthYangZhou mengharuskan SUN bekerja ekstra keras untuk dapat mempertahankan barisan barikadenya.

    Di wilayah lain di utara, LIU berhasil memegang dominasi atas QingZhou walaupun masih terdapat campur tangan para rivalnya yang memungkinkan ancaman lebih luas kedepannya.






    RH 31 Januari 2015

    Pasang surut masih mewarnai perolehan wilayah di medan peperangan di dataran dimana masing-maisng kubu dengan ciri khas masing-masing berjuang untuk mempertahankan posisinya dalam pertempuran perebutan wilayah yang tak ada habisnya.

    Sepak terjang HAN di utara harus terhenti akibat dari semangat kebangkitan pasukan CAO yang kembali menemukan kekuatannya untuk terus bertahan dan meningkatkan kekuatan pasukannya dengan baik. Sehingga mampu memberikan perlawanan sengit terhadap HAN yang bergerak dengan kuantitas pasukan yang tidak sedikit pula.

    Namun CAO harus waspada terhadap keberadaan LIU yang telah berhasil memasuki wilayah Juye dan menduduki DongJun City serta DongJun Port di perbatasan.

    Hal yang sama terjadi di utara, tepatnya di QingZhou. Disini HAN juga harus merelakan posisinya untuk akhirnya dapat ditundukkan dan didominasi oleh bendera hijau. HAN seperti kehilangan tumpuan dan tidak fokus pada strategi yang diterapkannya.

    LIU yang telah berhasil mempertahankan XuZhou dengan baik kini tak henti mengintimidasi para rivalnya. Giliran SUN di selatan yang menjadi korban LIU berikutnya. SUN juga harus kehilangan Shouchun City, Ruxu, Hefei City dan Hefei Port yang telah dikuasai pasukan bendera hijau. Akan tetapi di saat detik-detik menjelang akan berahkirnya Total War, SUN dapat merebut kembali Shouchun City, Ruxu, Hefei City dan Hefei Port. Rupanya fokus LIU yang tengah terbagi 2 karena harus menerima serangan dari 2 arah berbeda menjadi penyebab penurunan di sektor pertahanan LIU.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  5. #45
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    RT 30 Januari 2015

    Kelanjutan perseteruan di daratan China kian hari kian memanas. Masing-masing kubu saling melancarkan serangan satu sama lain. Saling membalas serangan dan adu kekuatan di hampir seluruh provinsi pun terjadi dan tidak bisa dielakkan. Kesemuanya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memperluas wilayah kekuasaannya masing-masing.

    ROME dengan kekuatan barunya mulai melancarkan serangan pada LIU dan SUN di China Barat. ROME dengan keyakinan yang kuat bisa mengalahkan kedua kerajaan pada peperangan kali ini. Peperangan yang sengit pun terjadi antara kerajaan LIU dan ROME. Strategi pertama ROME dalam peperangan adalah untuk mengalahkan LIU dan merebut kota yang dimiliki oleh LIU. Hal tersebut berdasarkan pada statistik peperangan sebelumnya kekuatan jendral dan pasukan LIU, tidak sekuat jendral dan pasukan yang dimiliki oleh SUN.

    Pada saat LIU disibukkan dengan peperangannya melawan ROME ada celah terbuka di pertahanan LIU di wilayah utara. Hal itu langsung saja dimanfaatkan oleh CAO untuk menyerang wilayah LIU yang berada di utara. LIU tidak bisa memperkuat pertahanan LIU di utara, karena ROME juga terus berusaha menekan pertahanan LIU di barat.

    Bukan pertempuran sengit namanya jika salah satu pihaknya menyerah dengan mudah. Mencoba bertahan dan memenangkan peperangan, LIU pun mencari siasat lain. LIU menarik mundur pasukannya dan juga menarik ROME ke arah kota kekuasaan SUN. Siasat yang dilakukan oleh ROME pun berhasil hingga akhirnya ketiga kerajaan ini saling berperang dan saling serang satu sama lain. Pertempuran berlanjut hingga akhir peperangan ROME dapat mendominasi walaupun tidak semua kota di barat berhasil dikuasainya.






    RT 01 Februari 2015

    Peperangan di dataran China kembali terjadi. Para jendral dari masing-masing kubu telah bersiap serta membawa ratusan prajurit dalam medan perang.

    Peperangan antara 3 kerajaan tidak bisa dihindari lagi. Terlebih ketiganya mempunyai ambisi yang sama besar untuk menguasai China Barat. Pada peperangan kali ini CAO ikut serta kembali dalam peperangan untuk merebutkan china barat. Setelah kekuatan CAO telah kembali pulih CAO kembali melakukan penyerangan pada ROME dengan bertubi-tubi. Bahkan CAO tidak memberi kesempatan ROME untuk melakukan serangan balik. ROME yang merasa terdesak oleh CAO, pun menarik mundur pasukannya dan melepaskan kekuasaannya yang berada di wilayah barat.

    CAO mengira bahwa ROME sudah menyerah. Namun secara tidak diduga ROME tiba-tiba melakukan penyerangan di wilayah utara yang dikuasai oleh CAO. Melihat bahwa serangan membabi buta rupanya berhasil dengan baik, maka CAO pun melakukan hal yang sama pada musuhnya. Seperti datap diprediksi, serangan yang dilakukan CAO berhasil dengan baik. Hingga peperangan dilanjutkan kembali antara CAO melawan SUN di china barat.

    Pada saat peperangan berlangsung tiba tiba muncul suara banyak prajurit dan suara orang menunggangi kuda, CAO berfikir bala bantuan telah datang untuknya. Namun secara tidak terduga, suara tersebut berasal dari kerajaan baru, yaitu LORD.
    Rupanya selain LORD, masih ada juga 2 kerajaan lainnya yang juga muncul secara bersamaan di wilayah yang berbeda. Dampak yang terlihat dari kemunculan 3 kerajaan baru ini tentu saja membuat peperangan menjadi semakin kacau dan tidak terkontrol. Sistem pemerintahan yang sudah dibangun pun menjadi porak-poranda.

    Selain itu, hal tersebut juga merubah seluruh kekuasaan pada peperangan kali ini. Kekuasaan penuh yang dimiliki oleh SUN di wilayah selatan pun hilang. Bahkan LIU pun kehilangan wilayah kekuasaannya di utara. Tak ingin kehilangan wilayah kekuasaan lebih banyak lagi, SUN berperang melawan CAO dengan segenap tenaga di wilayah barat hingga titik darah penghabisan.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  6. #46
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    SD 02 Februari 2015

    Kembali gaung peperangan mengiringi para pasukan yang membela masing-masing kubunya bersiap untuk saling serang satu sama lain. Masing-masing bertujuan untuk memperoleh kekuasaan terluas dan posisi tertinggi di dataran yang dipenuhi tirani ini.

    Kali ini Ambisi kerajaan LOD tidak bisa dibendung oleh kerajaan lain, kerajaan LOD sangatlah kuat sehingga membuat kerajaan lain merasa tidak sanggup untuk melawannya. Hal ini dibuktikan dengan keganasan LOD merebut kota demi kota dari tangan kerajaan lainya dengan sangat mudah.

    Setelah LOD menguasai wilayah barat dan utara, tidak tanggung-tanggung LOD juga melibas habis wilayah timur yang dikuasai oleh kerajaan LIU dan SUN. LOD dengan cepat dan mudah, dapat menghabisi kerajaan lainnya.

    Langkah LOD membuahkan hasil perebutan 2 wilayah kekuasaan secara mudah di 2 wilayah, yaitu wilayah utara dan timur. Hal ini membuat LOD berhasil menguasai 75% dari seluruh wilayah di daratan China. Sedang sisanya dikuasai oleh 3 kerajaan lainnya.






    RH 02 Februari 2015

    Pasang surut masih mewarnai perolehan wilayah di medan peperangan di dataran. Dimana masing-masing kubu dengan ciri khas masing-masing berjuang untuk mempertahankan posisinya dalam pertempuran perebutan wilayah yang tak ada habisnya.

    Peperangan kali ini dimulai dengan memanasnya kerajaan CAO yang pada peperangan sebelumnya diinjak-injak oleh kerajaan lainnya, terutama oleh kerajaan HAN. CAO merasa bahwa mereka telah diangggap remeh oleh kerajaan lain. Hal ini membuat CAO merasa kesal dan ingin segera bangkit dari keterpurukan. CAO ingin membuktikan bahwa kerajaan mereka bukanlah kerajaan abal-abal yang bisa di anggap remeh.

    CAO pun mulai bangkit. Dimana kebangkitan CAO ditandai dengan kemenangannya pada peperangan antara CAO dan HAN di wilayah Yizhou. Setelah CAO berhasil menguasai Yizhou, mereka dengan sigap menyerang daerah lain yang berada di wilayah barat yang sebelumnya dikuasai penuh oleh HAN.

    Pada akhirnya, Kerajaan CAO berhasil kembali menguasai wilayah barat. Bahkan kekuasaan CAO di barat lebih besar jika dibandingkan dengan wilayah kekuasaan penguasa sebelumnya, yaitu kerajaan HAN. Tetapi CAO pun butuh waktu lama untuk bangkit dalam peperangan. Berkali-kali CAO berusaha menembus pertahanan HAN dengan tidak mudah. HAN sangatlah terkenal sebagai kerajaan yang memiliki pertahanan yang sangatlah kuat.






    SD 04 Februari 2015

    Adu kekuatan kembali memenuhi dataran China dengan pertarungan abadi antar kubu yang saling berseberangan. Dimana antar kubu saling menunjukkan kelebihan dan menonjolkan kekuatan masing-masing.

    Persaingan antara kubu LOD dan CAO untuk memperebutkan wilayah China Barat terus berlangsung. Sementara pertahanan ibukota ChenLiu diabaikan karena pusat perhatian terlalu fokus pada perebutan wilayah baru. Pada saat pasukan CAO fokus pada wilayah barat, wilayah CAO berhasil direbut oleh LIU dan SUN.

    Kubu LOD mempertahankan wilayahnya di barat dan membagi 2 pasukan penyerang untuk merebut QingZhou, Izhou serta menyerang SUN dari ShouChun. Rencana ini membuahkan hasil yang gemilang dengan merebut ibukota Sun, yang menyebabkan moral tempur SUN menjadi berkurang.






    RH 05 Februari 2015

    Pergerakan para pasukan untuk merapatkan barisan dan mengokohkan barikade untuk memperketat pertahanan maupun membangun serangan untuk meningkatkan kuantitas wilayahnya kembali memulai peperangan besar di dataran ini.

    Kubu LIU memulai pergerakannya dengan memperkuat wilayahnya sendiri sebelum kemudian mencoba untuk memanfaatkan peluang yang terbuka di depannnya. LIU melihat pasukan CAO sedang memfokuskan kekuatannya di wilayah China Barat dan memanfaatkan kesempatan ini.

    LIU mulai menerobos ke wilayah barat hingga menguasai Puyang dan mengambil alih daerah Izhou. Diluar itu, CAO masih berkutat dan berambisi untuk menjadi penguasa penuh di wilayah China Barat. Mereka memberantas kubu HAN dan SUN yang terus mengusik pergerakannya. Hal ini kemudian menyebabkan pertahanan CAO berkurang di bagian frontline.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  7. #47
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    RT 06 Februari 2015

    Peperangan di dataran China kembali terjadi. Para jendral dari masing-masing kubu telah bersiap serta membawa ratusan prajurit menuju medan perang.

    Pertarungan sengit antara CAO dan ROME terjadi lagi pada peperangan kali ini. Kedua kerajaan ini sangat berambisi untuk menguasai wilayah barat. Tetapi di samping harus melawan kerajaan ROME, CAO juga harus mengalahkan kubu LORD dan CHU secara bersamaan. Hal ini membuat peperangan kali ini serasa berat bagi CAO yang sangat berambisi untuk mengusai kembali wilayah barat.

    Disamping peperangan CAO dan ROME, di wilayah utara pun terjadi peperangan yang tidak kalah panasnya dengan peperangan CAO dan ROME. Peperangan tersebut yaitu peperangan antara 3 kerajaan; kerajaan LIU, LORD, dan CAO. CAO harus menerima berbagai gempuran dan serangan dari LIU dan LORD yang juga berkeinginan untuk memperluas wilayah kekuasaannya.

    Disisi lain, terjadi pula peperangan di wilayah selatan antara kerajaan SUN dan CHU. Kerajaan CHU bahkan ingin mencoba memberikan serangan kepada SUN, hanya untuk mengetahui seberapa kuat pertahanan dan serangan yang dimiliki oleh SUN.






    SD 07 Februari 2015

    Persaingan dalam memperebutkan wilayah antar kubu kini semakin sengit. Kubu minoritas dengan luas wilayah kecil harus terus berjuang untuk dapat bertahan dari terpaan serangan kubu mayoritas.

    SUN bangkit dengan semangat pasukan yang menggebu-gebu dengan tujuan untuk menaikkan moral seluruh pasukannya. SUN bahkan langsung memerintahkan pasukannya untuk menyebar dan menyerang seluruh wilayah saingannya.

    Di barat terjadi bentrok melawan LIU. Peluang ini merupakan saat yang tepat untuk menyerang LIU habis-habisan dari wilayah DongLai. Benar saja. Strategi ini berhasil membuat LIU kebingungan.

    Sementara LIU harus mempertahankan Xiapei, Izhou jatuh ke tangan SUN. Tidak hanya itu, SUN menekan dari selatan LIU sembari berusaha menerobos pertahanan PengCheng. Kubu CAO dan LOD tidak dapat berbuat banyak pada pertempuran kali ini.






    RH 07 Februari 2015

    Peperangan kembali dimulai dengan pergerakan pasukan yang membela kubu masing-masing. Saling berusaha mengungguli para rivalnya yang juga sama-sama berjuang keras untuk meningkatkan kuantitas wilayah sekaligus mempertahankannya.

    Pada peperangan kali ini, CAO telah merencakan strategi dan langkahnya dengan matang. Segala sesuatunya pun telah disiapkan dengan baik. Ketika genderang perang ditabuh, semua pasukan bergerak bersama-sama dan menjalankan startegi dari SimaYi. Dampak dari pergerakan yang cepat dan sigap ini, kubu SUN dan HAN dengan mudah dapat tersingkir dari China Barat.

    Tidak hanya sampai disitu, Pasukan CAO pun melebarkan sayapnya dengan menyerang ke wilayah Selatan (SUN) dan ke wilayah Timur (LIU). Serangan tiba-tiba itu membuat mereka tidak dapat membendung kekuatan CAO.

    Menahan serangan yang datang dari CAO di Runan sudah cukup membuat SUN berada dalam posisi sulit. Meski begitu SUN juga harus menahan serangan HAN di ShouChun, serta membagi tugas untuk serangan gerilya di wilayah QignZhou demi untuk menekan LIU.

    Serangan tersebut membuat posisi LIU tidak aman. LIU mendapatkan tekanan dari Kubu CAO yang sudah cukup memberatkannya, pun ditambah serangan yang harus diterima dari kubu SUN dan HAN. Apakah posisi sulit dan terpuruk ini akan terus dihadapi oleh kedua kerajaan ini?
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  8. #48
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    RT 08 Februari 2015

    Peperangan di dataran China kembali terjadi. Para jendral dari masing-masing kubu telah bersiap serta membawa ratusan prajurit dalam medan perang.

    Pada peperangan kali ini, sistem kekuasaan dan kepemimpinan di beberapa wilayah (utara, barat dan timur) sedang kacau-balau. Hal ini disebabkan karena pemegang kekuasaan di beberapa wilayah terlalu sering berganti-ganti kepemimpinan. Akibat dari kerajaan sebelumnya tidak dapat mempertahankan wilayah kekuasaannya dengan baik.

    Namun rupanya hal tersebut tidak lantas membawa pengaruh ke Kubu SUN. Mereka secara konsisten tetap sanggup mempertahankan daerah kekuasaannya di wilayah selatan tanpa bisa diusik oleh kubu lain.

    Konsistensi SUN dalam mempertahankan wilayahnya telah terbukti. Dalam waktu yang cukup lama, wilayah selatan berhasil dipertahankan sebagai kepemilikannya oleh SUN tanpa dapat diusik oleh kubu lawan. Tentu saja keadaan ini membuat SUN merasa yakin bahwa tidak ada yang bisa menerobos pertahanan miliknya di wilayah selatan.

    Berbeda dengan kerajaan lainnya, SUN rupanya sangat pandai mengontrol ambisinya. Dia tidak serakah dan sembrono mengabaikan wilayah kekuasaannya di selatan demi menguasai wilayah baru. Karena keserakahan itulah yang membuat kerajaan-kerajaan lainnya tidak bisa mempertahankan kejayaannya dalam menguasai suatu wilayah dalam kurun waktu yang lama.

    Rupanya SUN banyak belajar dari pengalaman. Begitu suatu wilayah berhasil dikuasai, nafsu untuk menguasai wilayah lain pasti akan selalu muncul. Ambisi untuk memperluas wilayah kekuasaannya akan semakin membesar. Hal itulah kemudian yang akan membuat pemimpin kerajaan tersebut mengabaikan pertahanan di wilayah yang telah dikuasainya, demi fokus pada tujuan memperluas wilayahnya ke daerah lainnya.






    SD 09 Februari 2015

    Persenjataan dan taktik telah dipersiapkan untuk diadu. Terdengar gemuruh pertempuran untuk menentukan siapa yang paling kuat dan berhak menjadi penguasa seluruh daratan China.

    Kekuatan pasukan LOD sedikit menurun jika dibandingkan dengan kondisi sebelum-sebelumnya. Terbukti dengan fakta bahwa beberapa wilayah kekuasaan LOD dapat direbut oleh CAO dan LIU dengan mudah. Bersatunya kubu CAO dan LIU demi mengalahkan LOD dan merebut wilayah kekuasaan LOD di sisi Utara, terang saja membuat kubu berbendera hitam ini terkejut dan kewalahan. Peperangan melawan CAO dan LIU bukan hal yang mudah dikendalikan oleh LOD. Terlebih serangan datang secara bersamaan. Meski dilihat dari jumlah pasukan, LOD tetap lebih unggul dibanding jumlah pasukan CAO dan LIU.

    Jumlah pasukan perang yang tidak imbang antara kubu CAO dan LIU melawan LOD, membuat kedua kerajaan ini kesulitan mengimbangi pergerakan pasukan lawan. Beruntung mereka dapat memikirkan langkah dan strategi yang baik dengan cepat. Berniat mengecoh LOD, LIU dan CAO seolah-olah menarik mundur pasukan mereka. Dengan demikian otomatis LOD akan memerintahkan pasukannya untuk bergerak maju sedikit demi sedikit.

    Mengejutkan! Strategi tersebut rupanya berjalan lancar seperti yang LIU dan CAO inginkan. Jumlah pasukan LOD berguguran sedikit demi sedikit. Hingga tak disangka, LOD kehilangan jumlah pasukan yang sudah cukup banyak.

    Menyadari hal itu, LOD segera menarik mundur pasukannya hingga peperangan berakhir. Mungkin memang pilihan tersebut sebaiknya dilakukan oleh LOD sebelum kehilangan jumlah pasukan yang lebih banyak lagi. Disisi lain, kubu lain tak menyadari bahwa kubu SUN hanya berdiam diri mencari aman dengan metode bertahan di wilayah kekuasaannya di sisi selatan dengan tetap memasang siaga pertahanan.






    RH 09 Februari 2015

    Kembali gaung peperangan mengiringi para pasukan yang membela masing-masing kubunya bersiap untuk saling serang satu sama lain. Masing-masing bertujuan untuk memperoleh kekuasaan terluas dan posisi tertinggi di dataran yang dipenuhi tirani ini.

    Pasukan CAO berinisiatif untuk menggerakkan seluruh prajuritnya ke wilayah Utara dan Selatan secara bersamaan. Bahkan di wilayah utara, CAO melakukan penyerangan pada LIU yang tengah dalam kondisi tertekan karena wilayah kekuasaannya yang dari waktu ke waktu tidak juga mengalami perluasan. Kondisi LIU yang tidak stabil, membuatnya mudah dikalahkan oleh CAO. Pertahanan yang lemah dari LIU membuat beberapa wilayahnya dapat direbut dengan mudah.

    Jika di wilayah utara peperangan terlihat lebih dikuasai oleh CAO, maka berbeda dengan yang terjadi di sisi selatan. Pertarungan sengit untuk membuktikan siapa yang paling berkuasa tidak dapat dengan mudah diprediksikan siapa yang akan mendominasi pertempuran. CAO dan SUN bertarung dengan seimbang karena keduanya memiliki kekuatan yang sama, pun strategi yang sama briliantnya.

    Kedua kubu pun kehilangan prajurit masing-masing dengan jumlah yang tidak sedikit. Hingga pada masa-masa menjelang berakhirnya peperangan, pertahanan SUN mulai longgar. Melihat kesempatan yang terbuka lebar ini, CAO tidak menyia-nyiakan kesempatan. Hingga akhirnya beberapa kota di wilayah selatan jatuh ke tangan CAO.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  9. #49
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    SD 11 Februari 2015

    Para pasukan kembali bergerak. Pergerakan mereka tidak lain adalah untuk merapatkan barisan dan mengokohkan barikade untuk memperketat pertahanan maupun membangun serangan. Tentu saja hal tersebut agar dapat meningkatkan kuantitas wilayahnya kembali dan memulai peperangan besar di dataran ini.

    Pasukan LOD bersikeras ingin menjadi penguasa tunggal di wilayah China Barat. Sehingga tanpa disadari, fokusnya hanya pada wilayah tersebut. Kerajaan-kerajaan lain dari lawan LOD kompak melancarkan serangan secara bersamaan untuk mengganggu LOD memperluas wilayah kekuasaannya. Sepertinya para lawan LOD sepakat menyusun strategi bersamaan.

    Sementara itu, pertahanan CAO di wilayah XuChang mendapat serangan hingga membuat CAO kalang kabut. Kondisi ini disadari oleh LIU yang juga mengincar beberapa wilayah yang dikuasai oleh CAO. Tak membuang-buang waktu lagi, LIU pun melancarkan serangannya untuk merebut LuJiang. Namun perjuangan LIU rupanya tidak dapat berjalan mulus. Serangannya terhadang di Hefei.

    Kubu SUN pun melibatkan dirinya dalam pertempuran tersebut. SUN melancarkan serangan dengan bertubi-tubi dari Donglai. Hal ini membuat pertahanan LIU melemah sehingga dengan mudah, Xiapei dapat direbut oleh SUN.

    Sementara itu, ketika pasukan depan CAO berhasil menguasai iZhou, beberapa pasukan dari CAO sendiri justru menggulingkan ChenLiu. Benarkah ada pemberontakan di dalam kubu CAO? Kira-kira apa yang sebenarnya terjadi pada kubu CAO?






    RH 12 Februari 2015

    Kelanjutan peperangan yang terjadi di dataran yang penuh dengan perebutan kekuasaan atas wilayah dan pemerintahan, terus membuahkan peperangan-peperangan baru. Diperkuat dengan factor lain yaitu persaingan yang semakin ketat.

    Kekuatan China barat terbagi menjadi 3 kingdom yang cukup berperan aktif dalam periode ini. Persaingan keras ini membuat CAO menyadari bahwa mereka tidak dapat berkuasa penuh atas wilayah China seperti yang mereka inginkan. Maka dari itu kemudian CAO memutuskan untuk fokus memperkuat serangan pada barisan depan.

    Di sisi selatan, CAO mendesak SUN hingga ke ibukota. Kemudian CAO juga berhasil menerobos pertahanan LIU di sisi timur. Sepertinya akibat dari SUN yang terlalu banyak menfokuskan serangannya di China Barat. Sehingga pertahanan di ibu kota menjadi lemah dan dapat direbut oleh HAN dengan mudah.

    Keadaan ini membuat LIU tidak dapat berbuat banyak. Desakan dari CAO dan SUN yang diterima LIU, membuatnya hanya dapat mengambil langkah untuk mempertahankan ibukota Xiapei dengan baik. Atau jika tidak, LIU juga akan kehilangan wilayah kekuasaannya yang lain dan jatuh ke tangan musuh.






    RT 13 Februari 2015

    Kelanjutan perseteruan di daratan China kian hari kian memanas. Masing-masing kubu saling melancarkan serangan satu sama lain. Saling membalas serangan dan adu kekuatan di hampir seluruh provinsi pun terjadi dan tidak bisa dielakkan. Kesemuanya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memperluas wilayah kekuasaannya masing-masing.

    Perebutan kekuasaan antara ROME dan CHU yang terjadi di wilayah barat semakin menegangkan. Terlebih dengan keterlibatan SUN dalam perebutan wilayah tersebut. Ketiganya saling menyerang satu sama lain. Terlebih masing-masing ingin membuktikan siapa diantara ketiganya yang paling kuat, setelah kekuatan CAO menurun.

    Di lain tempat, di wilayah utara, ketenangan LIU mulai terusik dengan adanya pasukan CAO, LORD dan KILL. Ketiganya pun menguasai beberapa kota di wilayah utara yang sebelumnya dikuasai oleh Kerajaan LIU. Mengetahui fakta bahwa beberapa kota terpenting di wilayah utara berhasil direbut oleh 3 kerajaan musuh, LIU menjadi sangat geram.

    Tak mau tinggal diam, pasukan LIU kemudian mengangkat senjata untuk merebut kembali kota-kota tersebut. Meski kemudian hingga akhir peperangan, LIU belum juga berhasil merebut kota-kota tersebut. Hal ini membuktikan bahwa LIU harus pandai-pandai menyusun strategi kembali agar dapat mengambil kembali wilayah kekuasaan yang direbut oleh musuhnya.






    SD 14 Februari 2015

    Tak ubahnya roda yang terus menerus berputar, perang di dataran ini pun terus berlanjut dengan ambisi dari masing-masing kubu yang berusaha mendahului satu sama lain. Baik dalam hal kekuatan pasukan maupun perolehan wilayah kekuasaan.

    Pada peperangan kali ini, serangan LOD terhadang oleh SUN dan LIU di daerah China Barat. Sehingga hal ini membuat pasukan LOD tidak dapat memperluas wilayahnya ke daerah lain. Sementara itu, Pasukan SUN merajalela dengan menyerang semua wilayah kerajaan CAO dan LIU dengan mengabaikan benteng pertahanan mereka. Salah satu langkah yang ceroboh dari SUN. Jika kerajaan lain menyadari hal tersebut, tentu saja SUN akan kehilangan wilayah kekuasaannya dengan mudah.

    Di sisi lain, Kubu CAO yang mendapat serangan dari SUN tak mampu mengimbangi dan membendung kekuatan SUN. Hingga akhirnya CAO harus merelakan ChenLiu jatuh ke tangan lawan.

    Serangan yang dilancarkan oleh SUN masih berlanjut ke iZhou dan QingZhou. Bahkan SUN pun mencoba menguasai Xiapei agar dapat mereka kuasai. SUN berambisi memperluas wilayahnya tanpa henti. Diam-diam setelah memperhatikan situasi yang terjadi, LIU bergerilya menyerang LuJiang hingga berhasil jatuh ke tangannya






    RH 14 Februari 2015

    Persaingan dalam perebutan wilayah antar kubu kini semakin sengit. Kubu minoritas dengan luas wilayah kekuasaan kecil harus terus berjuang dengan gigih untuk dapat bertahan dari terpaan serangan kubu mayoritas.

    Peperangan kali ini dimulai dengan pergerakan dari pasukan CAO yang berhasil merebut kembali wilayahnya dengan cemerlang. Bahkan CAO mulai kembali melebarkan sayap kekuasaannya dengan merambah wilayah sekitarnya. YanZhou adalah salah satu wilayah yang menjadi fokus CAO berikutnya. Dengan pasukan lengkap, CAO mampu menundukkan hampir seluruh pasukan LIU yang berada disana. CAO juga mendesak pasukan berbendera hijau itu hingga ke perbatasan.

    Kemudian terjadi hal yang tidak dibayangkan oleh CAO sedikitpun. CAO dikejutkan oleh serangan gerilya dari pasukan LIU yang berhasil mencuri XiangYi secara diam-diam.

    Namun meski begitu, CAO rupanya tak gampang menyerah. Selain YanZhou, CAO juga melancarkan tekanannya ke YuZhou. Meski pada langkahnya ini CAO harus dihadapkan pada barikade pertahanan yang kuat dari pasukan SUN. pertempuran yang dahsyat dan maha sengit pun tidak bisa dihindari lagi. Terlebih ketika keduanya memiliki kekuatan yang sama imbang dan kuatnya.

    Sementara itu, kubu HAN berusaha dengan sisa pasukannya untuk merebut ShouChunu yang pada awalnya diduduki oleh SUN. Dengan menggunakan strategi yang baik, HAN berhasil memperdaya SUN dan merebut kembali beberapa wilayah kekuasaannya. Meski kemudian SUN memperkuat pasukan dan benteng pertahanannya, hingga HAN tak lagi dapat melancarkan serangannya.
    Last edited by Samus; 18 Feb 2015 at 16:55.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


  10. #50
    Bocah petualang Samus's Avatar
    Join Date
    Oct 2014
    Posts
    368
    Likes (Received)
    10
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    -4990



    RT 15 Februari 2015

    Peperangan di dataran China kembali terjadi. Para jendral dari masing-masing kubu telah bersiap serta membawa ratusan prajurit dalam medan perang.

    Pada peperangan kali ini, LORD mengawali langkahnya dengan menyerang wilayah barat. Strategi LORD yang lain setelah pada peperangan sebelumnya, LIU berhasil merebut kembali beberapa kekuasaannya dari tangan LORD.

    LORD boleh berbahagia karena merasa usahanya dalam menaklukkan wilayah barat sangat mudah. Dalam sekejap beberapa kota penting di wilayah barat sudah jatuh ke tangannya. Namun sayangnya, LORD terlalu menganggap enteng lawannya. Tak lama setelah LORD berhasil menguasai beberapa kota, pasukan CHU dan ROME bersatu untuk menggagalkan rencana LORD. Dengan berat hati, LORD terpaksa harus melepas kembali daerah yang baru saja dikuasainya.

    Wilayah yang ditinggalkan tuannya, bukan berarti menjadi wilayah yang dapat dimiliki oleh siapa saja dengan mudah. Seperti yang terjadi pada SUN yang tengah melancarkan serangan ke wilayah barat, untuk memperluas wilayah kekuasaannya. KILL menganggap bahwa pertahanan SUN di wilayah selatan tidak dalam kondisi kuat karena SUN tengah fokus pada peperangan di barat. Tak disangka oleh Kubu KILL, bahwa SUN dapat menarik mundur pasukannya kembali ke selatan, dan mengusir KILL secara perlahan. Hingga pasukan KILL kemudian merasa kesulitan menghadapi SUN dan menarik mundur pasukannya.
    Game adalah sebuah Mimpi. Mimpi adalah sebuah fondasi untuk tetap Hidup.

    Life, Dream, and Game


Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •