Results 1 to 2 of 2

Thread: Bantuan Kredit Infrastruktur PT SMI Untuk PLN

  1. #1
    Member
    Join Date
    Aug 2016
    Posts
    1
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    Bantuan Kredit Infrastruktur PT SMI Untuk PLN

    Sejak diresmikan pada tahun 2011, MP3EI atau Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia telah menunjukkan dampak yang cukup besar dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Indonesia. Dari 22 kegiatan ekonomi dalam 6 koridor ekonomi yang ditetapkan, telah terlihat indikasi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang terjadi tidak hanya di beberapa daerah saja melainkan di seluruh nusantara Indonesia.

    Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di seluruh nusantara dapat dilihat pada investasi ekonomi yang mencapai 4 triliun rupiah. Investasi ini pun terjadi pada dalam berbagai bidang, termasuk di dalamnya adalah bidang infrastruktur. Perkembangan dalam bidang infrastruktur ini mampu menjadi penunjang semakin kuatnya konektivitas secara nasional yang mencakup transportasi, kebutuhan air hingga kebutuhan pembangkit listrik dan infrastruktur lainnya.

    Proyek pembangkit listrik ini tidak dapat dielakkan dalam pelaksanaan pembangunan dalam rangka mencapai pertumbuhan dan perkembangan ekonomi seperti yang ditetapkan MP3I. Kebutuhan pembangkit listrik ini dalam rangka memenuhi kebutuhan infrastruktur yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan listrik secara nasional. Dengan kebutuhan listrik yang mencukupi secara nasional, secara bersamaan akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi nasional.

    Namun kebutuhan pembangkit listrik ini seringkali terbentur dana yang membuat kinerja PT PLN terhambat. Pekerjaan tidak dapat segera diselesaikan karena subsidi dana pembangunan yang sangat kecil dan semakin dibatasi. PT PLN Persero membutuhkan kucuran dana infrastruktur yang akan menjamin proyek pemenuhan pembangkit listrik segera dapat diselesaikan. Sehingga listrik segera dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat Indonesia.

    Sebanyak 6 lembaga keuangan yang otoritasnya diakui di Indonesia bersepakat membantu memberikan kredit infrastruktur untuk PT PLN. Terutama dalam mewujudkan kebutuhan pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik nusantara. Kredit infrastruktur yang diberikan berupa kredit sindikasi Capex 5 atau Capital Expenditure. Dengan kata lain, 6 lembaga keuangan tersebut memberikan bantuan kredit dalam bentuk belanja modal.

    Keenam lembaga keuangan yang otoritasnya diakui di Indonesia tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia atau Bank BRI, Bank Negara Indonesia atau BNI, Bank Central Asia atau BCA, Bank Mandiri, hingga Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau LPEI dan PT Sarana Multi Infrakstruktur atau PT SMI. Besarnya kucuran kredit Capex 5 yang diberikan mencapai 12 triliun yang disepakati bersama antara PLN dan lembaga keuangan tersebut tahun 2015.

    Kesepakatan sekaligus penandatangan akta kesepakatan kredit dilakukan pada bulan Desember 2015. Masing-masing lembaga keuangan dan PT PLN diwakili oleh direktur tidak terkecuali PT SMI yang diwakili oleh Edwin Syahruzad sebagai direktur pembiayaan dan investasi. Sehingga kesepakatan yang bertanda tangan dari kedua belah pihak, tidaklah dilakukan dalam rangka merugikan satu pihak dan menguntungkan bagi pihak lainnya.

    Dari 6 lembaga keuangan yang bersepakat, BRI dalam kesepakatan ini menjabat sebagai MLA atau Mandated Lead Arranger. Artinya BRI dalam hal ini berlaku sebagai pemimpin sindikasi dan juga sebagai agen fasilitas serta agen penampungan yang akan memberikan kredit hingga mencapai 5 triliun. Sementara itu masing-masing lembaga keuangan memberikan porsi plafon yang berbeda-beda sesuai dengan kesepakatan yang dibuat.

    Bank Mandiri memberikan plafon hingga 3 triliun rupiah. Sementara BNI memberikan plafon sebesar 2.5 triliun rupiah. Sementara lembaga keuangan lainnya seperti BCA dan juga LPEI serta PT SMI memberikan plafon sebesar 500 miliar rupiah. Pemberian kucuran kredit infrakstruktur ini merupakan wujud kepedulian PT SMI dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur di Indonesia terutama dalam bidang pemenuhan energi atau kebutuhan listrik secara nasional.

  2. #2
    Member
    Join Date
    Apr 2017
    Posts
    4
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10
    wah masak BUMS memberikan bantuan kepada BUMN

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •