“Apakah aku sudah mati?”

Zheng berdiri di sana dengan mata tidak fokus. Dia ingat sebelumnya monster itu melompat ke arahnya. Cakar-cakar besar itu tepat di depan matanya. Itu hanya butuh sekejap, hanya sekejap untuk mencabik-cabiknya.

“Lalu…aku mati?”

Zheng berdiri di sana melihat sekitarnya dengan kebingungan. Dia berdiri di suatu tempat terbuka dengan bola cahaya besar di tengah. Menerangi seluruh tempat seperti matahari. Pada sudut-sudut tempat tersebut terlihat gelap. Seperti kegelapan di mana tidak sedikitpun cahaya yang bisa dilihat. Hanya melihatnya selama beberapa detik sudah membuat kepalanya pusing.


Baca selengkapnya disini...