Dou Qi Continent


Bulan bersinar terang dan bintang-bintang menghiasi langit.

Di puncak tebing, Xiao Yan berbaring di atas rumput dan di mulutnya terjuntai sehelai rumput hijau. Dia mengunyahnya sedikit dan membiarkan rasa pahit perlahan menyebar ke dalam mulutnya.

Dia mengangkat telapak tangannya yang putih dan meletakkannya di depan, menghalangi bulan dan hanya membiarkan beberapa cahayanya melewati celah diantara jari-jarinya. Dia menatap bulatan bulan raksasa yang melingkar di langit.

“Ai…” mengingat kembali ujian sore tadi, Xiao Yan menghela napas ringan. Dia malas menarik kembali tangannya dan menyandarkan kedua tangannya di atas kepala. Dia tampak linglung.


Baca selengkapnya disini...