“Satou di sini. Seseorang yang picik dan tidak ingin terlibat dengan budak yang bertampang berbahaya, Satou.”

Ini cuma mimpi! Aku hampir menyerah bilang ini bukan mimpi.

Pikiranku yang lain mengatakan ini hanya dunia lain yang hampir tampak seperti mimpi. Ya, sekecil apapun kemungkinannya, aku tidak akan menyerah.

**

Hatiku hancur saat Martha mengatakan tidak ada kamar mandi yang tersedia kecuali di Istana raja. Karena disini makanan dan budaya kebersihan sangat dijaga, kupikir kamar mandi juga sesuatu yang penting disini.


Baca selengkapnya disini...