Page 8 of 8 FirstFirst ... 45678
Results 71 to 78 of 78

Thread: 3Kingdoms Tales

  1. #71
    Member
    Join Date
    Oct 2017
    Posts
    8
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    3Kingdoms tale

    Nama Karakter : 呂奉先(Lü Feng Xian) a.k.a 呂布(Lü Bu)




    Cerita : Apabila saya hidup di jaman 3 Kingdoms dan berkesempatan untuk memilih menjadi siapa, tentu saja saya akan memilih tokoh Lü Feng Xian a.k.a Lü Bu. Kenapa? Karena Lu Bu adalah orang yang terkenal sangat sangat kuat, bahkan bisa menandingi kekuatan dari kepungan 3 bersaudara legendaris sekaligus (Liu Bei, Guan Yu dan Zhang Fei), sehingga tidak heran jika banyak orang, baik orang pintar, orang gagah maupun rakyat biasa ingin bergabung atau mengajaknya untuk bersekutu. Sehingga jika saya menjadi Lu Bu, dengan kekuatan saya, saya bisa dengan mudah menggapai ambisi saya HA HA HA!

    Ambisi saya adalah untuk mendirikan lagi Dinasti Han yang telah runtuh dengan cara membantu Liu Bei dalam menaklukan seluruh dataran Tiongkok, kenapa? karena saya tahu bahwa Dinasti Han adalah Dinasti yang paling berjaya dan makmur pada waktunya dan juga saya tahu bahwa Liu Bei adalah pewaris sah untuk memimpin Dinasti Han dan juga merupakan orang yang baik.

    Bagaimana caranya? tentu tidak mudah. Pertama-tama, setelah malam ketika Dong Zhuo pertama kali melihat KEBERINGASAN di mata saya(malam pada saat Dong Zhuo mengajak orang-orang penting kerajaan untuk melakukan kudeta), tentu saya tahu bahwa Dong Zhuo akan mengingini seseorang seperti saya agar berpihak kepadanya, sehingga saya akan menunggu orang suruhan yang akan datang kepada saya untuk membujuk saya agar berpihak padanya.

    Nah, kabar baik telah datang! ternyata benar dugaan saya, ada seorang suruhan Dong Zhuo yang datang kepada saya untuk membujuk saya agar berpihak kepadanya. setelah saya lihat bahwa orang tersebut merupakan teman semasa kecil saya, dan melihat bahwa dia datang dengan membawa kuda merah yang sangat menawan (Chi Tu Ma), dengan harta benda yang lainnya, saya tahu bahwa Dong Zhuo sangat menginginkan saya, sehingga tentu saja saya akan menerima tawarannya dan akan berpihak pada Dong Zhuo meskipun dengan syarat membunuh ayah angkat saya. Eitts, tapi tentu saja saya tidak akan membunuh ayah angkat saya, melainkan saya akan memberitahukan rencana saya kepada ayah angkat saya dan menyuruhnya untuk memalsukan kematiannya, dan mengasingkan dirinya sampai Dong Zhuo telah dikalahkan.

    Meskipun tidak ada bukti konkret berupa kepala ayah angkat saya, Dong Zhuo pasti akan tetap percaya dan menerima saya dan Saya akan terus berpura-pura menjadi bawahannya sampai suatu saat ketika Diao Chan diambil dari saya oleh Dong Zhuo, dan ada ajakan yang datang kepada saya untuk membunuh Dong Zhuo. Tentu saja saya akan sangat setuju dan akan mengikuti rencana dalam pembunuhan Dong Zhuo karena Dong Zhuo telah melukai dan merebut Diao Chan dari saya dan juga karena Dong Zhuo merupakan seorang pengkhiat Kaisar.

    Ketika saya telah membunuh Dong Zhuo (yang memang merupakan rencana saya dari awal ketika bergabung dengannya), Yang pertama kali yang akan saya lakukan adalah mencari 'mantan' ayah angkat saya yang pernah saya suruh untuk memalsukan kematiannya dan mengasingkan dirinya, dan berterima kasih atas jasanya yang besar dalam membantu saya menghabisi Dong Zhuo. Setelah itu, saya akan menikahi Diao Chan yang memang saya sukai.

    Setelah saya melakukan keinginan saya diatas tersebut, waktunya saya untuk memenuhi ambisi saya. Saya akan memohon untuk bergabung dengan Liu Bei. Meskipun kedua saudara Liu Bei (Guan Yu dan Zhang Fei) pasti tidak akan senang dengan bergabung nya saya dengan mereka, Liu Bei pasti tidak akan menolak, karena akan banyak penasihat Liu Bei yang mengusulkan untuk menerima saya, karena secara fakta, saya memang terkenal sangat kuat. Selain itu, saya memiliki banyak prajurit(yang merupakan bekas tentara Dong Zhuo) yang mengikut saya sehingga Penasihat-penasihat Liu Bei akan menyarankan untuk membiarkan saya bergabung dan akhirnya Liu Bei pun setuju dengan bergabungnya saya.

    Dengan bergabungnya saya, Liu Bei tentunya akan mendapat pasokan kekuatan yang sangat besar. Pada awal bergabungnya saya, Guan Yu dan Zhang Fei(terutama Zhang Fei) akan mengolok olok saya dan membuat saya tidak betah berada di sisi Liu Bei. Namun, saya akan tetap sabar menghadapi mereka dan tidak terpancing emosi.

    Ketika saya telah memiliki cukup kepercayaan dari Liu Bei, saya akan meminta kepada Liu Bei untuk mengirim saya sebagai kepala ekspedisi ke Negeri Wei dan tentu saja dengan tujuan menghabisi Cao Cao yang merupakan seorang pengkhianat kaisar. Namun, meskipun saya telah memiliki cukup kepercayaan dari Liu Bei, saya cukup yakin bahwa Liu Bei tidak akan membiarkan saya menjadi kepala ekspedisi ke negeri Wei dan juga mengingat Wei adalah bangsa yang cukup besar, saya yakin Liu Bei sendiri akan memimpin ekspedisi ke negeri Wei tanpa ragu karena memiliki jenderal-jenderal hebat yang banyak(tentunya termasuk saya) dan juga prajurit-prajurit yang sangat banyak(yang juga merupakan peninggalan Dong Zhuo) dan Liu Bei akan pergi dengan kesadaran bahwa memang benar Cao Cao merupakan pengkhianat kaisar.

    Menaklukan Cao Cao memang tidak akan mudah, karena Cao Meng De sendiri terkenal dengan seni perang nya dan juga banyak nya orang pintar dan gagah yang mengabdi padanya. Meskipun begitu, karena ada saya yang sangat gagah ini dan juga kawan-kawan saya yang tidak kalah gagahnya, perlahan-lahan Cao Cao akan terpojok juga. Dan pada akhirnya Cao Cao akan dikalahkan.

    Setelah menaklukan Cao Cao,Liu Bei tentunya akan menjadi terkenal, dan Kaisar pun akan mengenali dirinya. Setelah Kaisar tahu bahwa Liu Bei termasuk dalam silsilah keluarga kekaisaran, otomatis Liu Bei akan menjadi orang penting di Kerajaan. Selain itu, Liu Bei akan memiliki banyak pengikut yang dulunya merupakan bekas prajurit Cao Cao.

    Setelah itu semua, Liu Bei akan berniat untuk menaklukan negeri Wu juga (untuk memenuhi ambisi mempersatukan Tiongkok). Namun, Liu Bei akan memberi pilihan kepada Wu yaitu untuk menyerah atau dienyahkan. Dengan ancaman seperti itu, dan dengan kekuatan & posisi Liu Bei yang sangat besar, tentu nya Wu akan menyerah.

    Setelah semua pencapaian Liu Bei yang luar biasa dalam menaklukan Wei dan Wu, dan telah mempersatukan Tiongkok, Liu Bei akan menerima sangat banyak penghargaan dan penghormatan yang luar biasa, dan pasti kaisar akan menyadari bahwa Liu Bei lah yang pantas menjadi kaisar karena keberhasilannya yang luar biasa, sehingga ada suatu saat ketika Kaisar akan turun dari takhta nya dan menyerahkan takhta nya kepada Liu Bei. dengan itu, terpenuhilah sudah ambisi saya...

    THE END
    Last edited by Aplaya; 24 Oct 2017 at 19:16. Reason: ubah gambar agar muncul :)

  2. #72
    Member
    Join Date
    Jul 2017
    Posts
    1
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10
    Nama Karakter: Sun Jian
    Cerita:


    Seandainya hidup di jaman 3 Kingdoms, akan menjadi tokoh siapa?

    Sunjian adalah seorang jendral dan panglima kecil yang terkenal, semasa Dinasti Han Timur akhir. Ia bernama lengkap Sun Wentai lahir di Fuchun. Tidak banyak yang diketahui tentang masa kecilnya ia dikenal sebagai "Harimau dari Jiangdong". Sun Jian mengukir namanya pada usia yang muda dengan mengalahkan para bajak laut. Dikenal sebagai keturunan dari ahli strategi terkenal Sun Tzu.

    Kenapa memilih tokoh tersebut?

    Memilih Tokoh Sun Jian Karena telah Pada Usia Muda berumur 16 tahun Telah menjabat sebagai Penjabat Bawah. Menurut rumor, suatu ketika Sun Jian pernah seorang diri mengalahkan segerombolan Pemberontak yang menghadang perjalanan dinasnya, sejak saat itulah ia sering membasmi banyak kelompok Pemberontak yang merajalela di sepanjang daerah Huiji hingga Qiantang. Berkat seluruh jasanya tersebut, Sun Jian akhirnya menjabat sebagai kepala pengawas keamanan daerah dengan wilayah pengawasannya hingga ke kota ChangSha.

    Apa ambisimu memilih tokoh tersebut?

    Ambisa saya memilih Tokoh Sun Jian Karena Karakter seorang Keberanian ia dengan gagah beraninya berhasil menduduki tembok pertahanan benteng musuh seorang diri. Lalu Sun Jian dipromosikan sebagai penasihat Zhang Wen, hal tersebut dikarenakan kegemilangan prestasi Sun Jian saat itu Sun Jian mendapat anugerah gelar sebagai bangsawan Wucheng berambisi untuk membangun negara yang makmur dan tenang , oleh karena itu saya akan melakukan segala hal untuk menjaga rakyat yang tidak bersalah karena banyak sekali korban yang tidak BersalahMati sia”

    Apa yang akan kamu lakukan untuk mewujudkan ambisi tersebut?

    Saya Akan Melakukan Aliansi Dengan Kerajaan yang kuat Untuk Membuat Negara yang Sejahtera dan Makmur Dimana rakyat dapat hidup bahagia walau sulit untuk menciptakan sebuah negara yang ideal dimana tidak ada pemberontakan dan kejahatan. Hanya terus melaksanakan tugas kedepan untuk mencapai ambisi tersebut hingga tercapai sampai akhir Hidup END....

    Last edited by angklebreak; 24 Oct 2017 at 19:42.

  3. #73
    Member
    Join Date
    Sep 2017
    Posts
    3
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    Event 3 Kingdom Classic : 3kingdoms Tales

    Nama Karakter : Dian Wei
    Alasan memilih Toko ini adalah karena Dian Wei adalah salah satu pengawal sekaligus tangan kanan Cao Cao yang telah berulang kali menyelamatkan nyawa cao cao dari bahaya
    Cerita :
    Jika saya menjadi Dian Wei saya ingin membantu Cao Cao dalam perang di Chibi. Dimana Cao Cao kalah telak dari Zhuge Liang dan Zhou Yu. Ambisi saya adalah menjadi pedang tertajam Cao Cao dan menjadi perisai paling kuat yang dapat menahan semua serangan dari musuh musuhnya. Dalam perang Chibi ini Cao Cao kalah karena taktik yang cerdik dari Zhuge Liang dan pasukan Zhou Yu yang kuat. Oleh karena itu jika saya hidup pada jaman itu sebagai Dian Wei saya ingin mencegah semua bencana yang terjadi pada Cao Cao. Tapi mengingat saya sabagai Dian Wei yang merupakan seorang jendral bukan sebagai seorang strategis maka lebih bijak jika saya gunakan kekuatan saya untuk berperang bukan berpikir. Maka saat kebakaran terjadi di formasi pasukan Cao Cao , saya akan mengumpulkan beberapa orang pergi dengan kapal kecil ke dalam formasi musuh dan membunuh jendral jendral musuh dengan ganas dan berani. Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai Zhuge Liang. Karena Zhou Yu yang masih tidak percaya dan iri pada Zhuge Liang dan pasukan Shu yang ada hanya sedikit yang di pimpin oleh Zhao Yun oleh karena itu saya dengan yakin bahwa setidaknya lebih mudah membunuh Zhuge Liang daripada Zhao Yun. Ketika saya sampai di kapal musuh. Saya akan mengambil senjata senjata mareka menembus masuk ke dalam pasukan nya . membantai dan melawan Zhao Yun agar dapat sampai ke Zhuge Liang. Karena Zhao Yun adalah jendral kuat dari SHU yang masuk dalam 5 pendekar harimau. Maka saya sedikit sulit melawan nya. Namun pada akhirnya saya menang di detik detik terakhir ketika Zhao Yun menyudutkan saya ke sisi kapal dengan kemungkinan keberhasilan yang kecil saya melempar kapak besar saya ke arah nya agar ia menghindar ke sisi kapal yang kanan dan kehilangan keseimbangan lalu saya dengan cepat mendorong nya dari belakang agar ia terjatuh ke dalam air dan mengambil tombaknya lalu melemparnya ke badan Zhao Yun yang sedang berusaha berenang. Ketika Zhao Yun telah mati saya akan berlari dengan cepat menebaskan kapak besar saya kemana mana dan sampai ke Zhuge Liang. Namun mengingat bahwa Cao Cao ingin Zhuge Liang menjadi penasehatnya maka saya bertanya pada Zhuge Liang “ Tuan Zhuge Liang , perdana menteri sangat ingin kau membantu nya dalam membasmi pemberontak” namun jawaban nya di luar dari dugaan. Karena Zhuge Liang menjawab dengan mata tajam “ Kau dan Tuan mu adalah pemberontak di negeri ini, mengapa kau berkata seperti aku dan Tuan ku yang memberontak? Wahai pala botak” dengan kesal karena di bilang botak saya kembali bertanya “ Tolong di pertimbangkan lagi Tuan “ dengan sombong dia berkata “aku telah bersumpah setia pada Tuan ku , siapakah kamu yang dapat menghilangkan sumpahku?” karena saya merasa sudah tidak ada harapan maka saya berlari dan berkata “sungguh di sayangkan. Seseorang dengan kemampuan seperti dirimu harus mati di tangan jendral botak seperti ku” dengan cepat saya berlari menuju Zhuge Liang dan menebaskan kapak besar saya ke kepala nya. Dalam hitungan detik Zhuge Liang yang legendaris telah mati. Formasi pasukan Shu segera kacau dan banyak prajuritnya yang menyerah ke Wei . kemudian lari lah seorang prajurit dan berkata “ Zhou Yu telah sampai di kapal induk dan menyerang pasukan kita dengan ganas “ saya sangat terkejut. Dan dengan cepat saya berenang melintasi sungai yang dingin. Karena saya pernah ikut wajib militer , buktinya pala saya masih botak. Maka berenang bukanlah hal yang sulit. Ketika saya sampai ke kapal induk cao cao saya melihat ada prajurit yang mati. Lalu saya ganti pakaian saya dengan baju dia dan berlari menuju ruangan cao cao. Melihat bahwa ruangan itu telah kosong dan mendengar kabar bahwa cao cao telah lari ke hutan dengan sedikit prajurit yang tersisa . saya segera mengambil kuda dan mengejarnya. Ketika saya sampai ke pasukan Cao Cao. Pasuka ini tengah berhadapan dengan pasukan Guan Yu yang perkasa. Dengan suara lantang Guan Yu Berkata “ Cao Cao kematian mu sudah dekat , kau membunuh Zhuge Liang dan sekarang saatnya aku membunuh dirimu” ternyata berita kematian Zhuge Liang telah menyebar dengan cepat dan Liu Bei mengutus Guan Yu untuk menjaga rute pelarian Cao Cao. Karena saya merasa bersalah dan bertanggung jawab untuk menyelamatkan nyawa Cao Cao maka saya tanpa rasa takut maju ke depan pasukan dan berkata “AKU DIAN WEI , JENDRAL TERKUAT DARI WEI DAN PENGAWAL PRIBADI CAO CAO DAN AKULAH YANG MEMBUNUH PENASEHAT BODOH KALIAN. JIKA KAU INGIN MENGHUKUM SESEORANG, MAJULAH DAN HADAPI KEMATIAN MU SENDIRI. WAHAI PENDEKAR JARANG CUKUR” dengan alis phoenix nya dan wajah nya yang merah karena malu lalu dengan wajah sangarnya yang sangat menggemaskan Guan Yu maju dengan Golok Cacing di tangan nya dan saya pun juga maju dengan Kapak besar saya yang gambarnya muka saya dengan hiasan petir petir di sisi sisi kapaknya. Iyahlah udah +30 . ternyata melawan Guan Yu tidak cukup dengan satu tebasan. Karena Guan Yu dan golok cacing nya sangat gesit. Ia berlari dan menebas goloknya dengan ria dan tanpa rasa bersalah. Saya yang melihat tidak ada kesempatan untuk membalas serangan nya segera kembali ke formasi dan mengatakan pada Cao Cao “Tuan ku , aku rasa aku tidaklah mungkin bisa menang melawan jendral seperti Guan Yu , maka aku sarankan saaat aku membuat ia sibuk segera berlari dengan prajurit yang tersisa. Saya akan mengalihkan perhatian nya dan membuat ia sibuk.” Namun Cao Cao dengan air mata di wajah dan ingus di hidung berkata “bagaimana mungkin demi hidup ku yang tidak berguna hidup seorang jendral seperti mu harus berakhir” dan saya yang tidak mau kalah argumen langsung membalas “Tuan adalah orang yang di butuhkan di negeri ini , orang seperti ku akan tumbuh setiap hari dan mati setiap hari , namun orang seperti anda akan lahir hanya dalam 1000 tahun sekali. Maka anda harus hidup demi kejayaan WEI” lalu saya melihat sebuah gentong besar yang berdiri di belakang Cao Cao ternyata ia adalah Xu Chu. Si gendut dari WEI , lalu saya berkata “Wahai Manusia Gentong berjalan. HIDUPLAH DAN LINDUNGI TUAN KITA DENGAN NYAWA MU” setelah itu saya berlari lagi ke medan perang dan bertemu dengan Guan Yu lagi . Xu Chu yang mengerti artinya segera menggendong Cao Cao di pundaknya dan menunggu saat yang tepat untuk lari. Kira kira saya sudah bertarung 50 jurus lebih dengan Guan Yu. Kami berdua telah mulai lelah. Lalu saya berpura pura sangat kelelahan dan berlari menjauh dari formasi Cao Cao. Benar saja Guan Yu yang merasa menang segera mengejar dan Xu Chu yang melihat hal ini segera berlari dengan pasukan yang tersisa dan Cao Cao di pundaknya. Lalu saya berusaha mengubah arah kuda dan mengejar bagian belakang dari pasukan Cao Cao. Namun karena sudah kelelahan kuda saya kalah cepat dengan kuda Guan Yu. Ia lalu menebas kuda saya dan saya terjatuh dengan posisi kepala botak saya duluan. Sehingga ada bercak tanah di kepala saya. Namun hal itu tidak membuat saya gentar. Dengan gagah berani saya masih memberi perlawanan terhadap Guan Yu yang enak enakan naek kuda sambil nebas nebas sana sini. Ternyata saya sudah sampai batas kemampuan saya. Bahkan kapak yang saya gunakan sudah tidak dapat lagi saya anyunkan. Lalu saya mengeluarkan pisau kecil dari punggung dan melemparnya ke kuda Guan Yu. Sehingga ia tidak memiliki kuda lagi dan tidak bisa mengejar Cao Cao. Namun tiba tiba dari belakang muncul Liu Bei dan Zhang Fei yang khawatir bahwa adiknya akan kalah oleh Cao Cao. Merasa sudah terpojok dan tidak mampu lagi bertarung dengan sekuat tenaga saya membuat Liu Bei dan Zhang Fei jatuh dari kuda. Setelah itu aku menahan mareka ber3 sekuat tenaga dan mendorong badan mareka sejauh mungkin.Zhang Fei yang melihat kesempatan saat saya lengah segera menusuk perut saya dengan tombak nya dan akhirnya saya jatuh ke tanah. Lalu saya mendengar Cao Cao bertriak “DIAN WEIIIIII!!!!! KAU BUKANLAH JENDRAL DAN JUGA BUKANLAH PENGAWAL KU. TAPI KAU ADALAH SAHABAT SEJATI KU. JIKA AKU TAK DAPAT MEMBALAS KEBAIKAN MU DI KEHIDUPAN INI , MAKA AKU AKAN MENUNGGU KEHIDUPAN SELANJUTNYA” hal ini memberi saya kekuatan untuk bertahan. Dengan sisa kekuatan yang ada saya berlari menjauh sedikit dan membuat sebuah garis dengan jari ku dan berkata “Jika ada yang melewati garis ini sedikit saja maka tangan besar ku akan membuatnya mati dengan tragis” Cao Cao yang melihat ini segera menangis dengan sangat keras. Dan pasukan yang menyaksikan hal ini pun sangat terkagum kagum. Karena takut akan kekuatan saya maka Liu Bei memerintahkan prajurit untuk melepaskan anak panah ke arah saya yang berdiri dengan sisa sisa kekuatan nya. Segera hujan panah menghiasi langit di atas saya. ratusan panah dengan cepat langsung menancap ke tubuhnya dan kepala plontosnya. Lalu saya mengucapkan kata kata terakhir sebelum mati “CAO CAO !! TUAN KU DAN SAHABAT KU. HIDUPLAH DEMI PENGORBANAN NYAWA KU HARI INI. TAK AKAN KU MAAFKAN DIRIMU JIKA KAU MENYUSUL KU DENGAN CEPAT !! PERGIIIIIIII BIARLAH MEDAN PERANG INI MENJADI KUBURAN KU” lalu saya pun meninggal sebagai perisai Cao Cao yang tak tertembus dan pedang Cao Cao yang dapat membantai ratusan pasukan musuh. Karena Cao Cao telah terlalu jauh untuk di kejar maka pasukan SHU tidak lagi mengejarnya karena takut akan ada bala bantuan ataupun jebakan. Namun inilah kesalahan terbesar SHU. Karena dendam yang di simpan Cao Cao atas kematian Dian Wei akan menjadi dasar kekuatan nya untuk menghancurkan SHU . TAMATTTT

  4. #74
    Member
    Join Date
    Oct 2017
    Posts
    7
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10
    min, tokoh yang dimaksud harus yang ada dalam game 3kingdom juga atau bebas min? misalnya tokoh lain yang hidup di masa 3kingdom dulu. tpi ga msuk di gamenya.
    mohon pencerahannya min...
    Last edited by alfredtbn; 25 Oct 2017 at 01:37.

  5. #75
    Member
    Join Date
    Oct 2017
    Posts
    7
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    3kingdoms Tales

    Nama Karakter : Hua Tuo


    Cerita :
    1. Alasan saya memilih tokoh ini adalah karena Hua Tuo seorang tabib baik hati yang banyak membantu dan mengobati orang di zaman 3kingdoms, meskipun it dari kalangan rakyat kecil ataupun dari kalangan bangsawan sekalipun. Yang saya suka juga dari Hua Tuo, ia tidak banyak mencapuri urusan mengenai politik kerajaan untuk menguasai suatu daerah atau menindas rakyat kecil. Tetapi sebaliknya ia banyak membantu mengobati orang-orang tanpa memperdulikan status mereka. Kemahirannya menyembuhkan penyakit membuat namanya populer sebagai tabib mashyur di kalangan rakyat biasa. Hua Tuo mahir dan menguasai beberapa buku sastra kuno. Hua Tuo pertama kali terkenal pada saat menyembuhkan luka dalam dari Zhou Tai. Hua Tuo juga menyembuhkan lengan Guan Yu yang terluka oleh panah beracun dalam satu pertempuran. Ia juga melakukan pembedahan tanpa pembiusan. Hal-hal tersebutlah yang membuat saya ingin menjadi tokoh Hua Tuo semisal hidup di zaman 3kingdoms.
    2. Ambisi saya memilih tokoh ini yaitu :
    a. menjadi tabib terbaik di dunia
    b. mendapat kepercayaan dari rakyat dan kerajaan untuk menyembuhkan penyakit yang diderita mereka.
    c. menemukan obat-obatan yang dapat menyembuhkan penyakit langka
    d. memberikan pengetahuan mengenai pengobatan kepada rakyat
    e. mengobati rakyat yang membutuhkan pengobatan tanpa memandang status.
    3. Yang saya lakukan untuk mewujudkan ambisi saya yaitu: pertama saya akan melakukan perjalanan keliling dunia untuk menambah pengetahuan saya mengenai pengobatan. Kedua, menjalin hubungan baik dengan tabib-tabib yang pernah saya temui guna menjalin kerjasama dan membantu saya memperdalam ilmu pengobatan saya. Ketiga, membaca buku-buku kuno mengenai pengobatan untuk refrensi memperdalam ilmu pengobatan saya. Keempat, melakukan penelitian terhadap tanaman-tanaman yang dapat dijadikan obat nantinya. Kelima, menemukan obat-obatan baru yang dapat menyembuhkan penyakit langka. Terakhir, memberikan pengobatan-pengobatan kepada rakyat tanpa memandang status mereka agar mendapatkan kepercayaan penuh dari rakyat. Karena tugas saya adalah sebagai tabib, saya tidak akan mencampuri urusan politik kerajaan untuk menguasai suatu daerah atau menindas rakyat kecil. Tetapi sebaliknya saya akan membantu mengobati orang-orang tanpa memperdulikan siapa mereka. Itulah cara yang akan saya tempuh untuk mewujudkan ambisi saya sebagai tabib terbaik yang diakui seluruh dunia.

    Terimakasih..
    :)

  6. #76
    Member bamzfx's Avatar
    Join Date
    Sep 2017
    Posts
    2
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    Tokoh yang Tak Dikenal

    Jika aku hidup pada zaman tiga kerajaan ( 3 Kingdoms ) maka aku ingin menjadi seorang petani biasa di pinggiran kota Xuchang, kerajaan Wei . Ya, hanya menjadi seorang seorang petani biasa, rakyat biasa. Rakyat kerajaan yang baik. Dan pria yang baik.

    Aku akan bekerja keras sehingga panen melimpah. aku akan simpan hasil panen dilumbung untuk persediaan makanan, memberikan sebagian pada kerajaan sebagai pajak, dan sisanya untuk dijual. Aku juga akan menabung untuk pesta pernikahanku dengan Ling Er.

    Ketika panen raya dan hasilnya banyak aku ingin mengajak Ibuku pergi ke pasar kota Xuchang yang ramai untuk membeli pakaian yang terbuat dari sutera, kalau tael tidak cukup beli pakaian biasa. Tidak lupa aku akan membeli beberapa perhiasan untuk Ling Er, wanita yang kucintai.kalau taelnya cukup.

    Kerajaan Wei dibawah perdana menteri Cao Cao berambisi menyatukan daratan Cina, kerajaan Wei adalah kerajaan besar di Cina utara dan perdana menteri Cao Cao ingin menakhlukan Cina selatan yang dikuasai Liu Bei. Banyak pemuda yang direkrut untuk menjadi prajurit, termasuk aku.

    Banyak dari kami adalah petani, peternak, dan pedagang yang tidak mengerti cara berperang. Ada yang dari Puyang, Zhongmou, Guangzhou, dan Xuchang serta beberapa wilayah lain. Kami diberi pelajaran sesuai dengan bakat. Ada yang belajar menggunakan tombak, pedang bahkan memanah. Aku belajar menggunakan pedang, berusaha keras berlatih agar terampil.Saat malam aku memandangi lukisan wajah Ling Er kekasihku yang kubuat disecarik kain sutera. Aku sudah berjanji akan pulang dengan kemenangan dan membuatnya bangga.

    Pasukan kerajaan kami sangat banyak karena hampir semua wilayah kerajaan mengirimkan prajurit dan pemuda yang dilatih menjadi prajurit. Berhari-hari kami berjalan ke daratan selatan melewati gunung, menembus hutan. Kadang aku rindu keluargaku, orang tuaku, kampung halamanku dan tentu saja Ling Er.

    Akhirnya kami berada dimedan perang, aku tidak tahu seperti apa musuhku, mungkin mereka sama denganku hanya seorang petani, penggembala, atau mungkin pedagang. Yang kutahu aku berperang untuk mengabdi pada kerajaan. Musuh kami adalah Pasukan Liu Bei dan Sun Quan.

    Diantara ribuan prajurit aku salah satu yang ditempatkan di baris depan. Aku sangat takut, tubuhku gemetar. Melihat didepanku pasukan musuh yang menghunus senjata. Kami saling berteriak untuk menguatkan tekad kami. Aku berteriak, bahkan kucoba berteriak sangat keras, untuk menutupi ketakutan.

    Aba-aba telah diteriakkan, kami berlari maju, seperti kerbau yang terluka, pedang terhunus. Kami saling membunuh, ribuan kali kudengar teriakan kematian, kulihat bagaimana tubuh-tubuh berjatuhan . Sudah sangat lama kurasakan kami berperang. Hingga akhirnya pasukan kerajaan kami terdesak , hingga kudengar aba-aba dari Jenderal Lapangan untuk mundur. Kami berlari, ada yang terjatuh, ada yang merangkak karena terluka, ada yang hanya menangis, menunggu ajal menjemput.

    Pasukan musuh tidak membiarkan kami selamat, kami dihujani ribuan anak panah. Aku merasa sesuatu menancap dipunggungku, aku masih berlari, hingga ada beberapa lagi kurasakan menancap dipunggungku. Aku limbung, aku terjerembab.

    Kubayangkan senyum Ibuku yang memberiku bekal tiga bakpao yang dibuat dengan tepung yang terbaik, lahan pertanianku yang subur, kampung halamanku yang ramai oleh lampion, suara tawa anak-anak menggembala kerbau, wajah manis Ling Er yang sangat kucintai..

    Aku mengambil BakPao terakhir dari kantung celanaku, sudah keras. kumakan, sedikit asin karena bercampur darah dan air mata.

    Maaf aku tidak bisa pulang.

    ( Kerajaan Wei kalah telak oleh aliansi Liu Bei dan Sun Quan, Perang ini menjadi salah satu perang terbesar dalam sejarah Tiongkok, Perang Chibi )

    Kisah ini didedikasikan untuk mereka yang namanya tak tercatat dalam sejarah, tapi dengan segenap jiwa raga mengabdi pada negara. Untuk mereka yang berjuang dan kehilangan nyawa dalam medan pertempuran, untuk mereka para pejuang.

    By : Bamz
    Last edited by bamzfx; 25 Oct 2017 at 09:26.

  7. #77
    WaveGamers wichun's Avatar
    Join Date
    Dec 2012
    Posts
    36
    Likes (Received)
    1
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    11

    Diao Chan's Resolution




    Namaku adalah Diao Chan, aku berasal dari Desa Muzi, sebuah desa terpencil yang damai dan tidak terpengaruh oleh peperangan yang melanda dataran Cina ini. Aku sudah menjadi yatim piatu sejak kecil. Orang tuaku meninggal karena peperangan di wilayah lain. Namun aku tidak kesepian karena penduduk desa selalu merawat dan memperhatikanku. Mereka bercerita bahwa orang tuaku adalah orang yang peduli terhadap Negari Cina dan berperang demi kedamaian. Aku bangga pada orang tuaku.

    Aku sangat suka menari dan menyanyi. Dengan menari dan menyanyi, aku dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan menghibur semua orang. Suatu hari, datanglah seorang menteri dari ibukota bernama Menteri Wang Yun untuk meninjau wilayahku. Beliau memberi berbagai bantuan yang dibutuhkan desa sehingga kami berterima kasih karenanya. Sebagai balas budi, penduduk desa merayakan kedermawanan beliau dengan mengundangnya dalam pesta perayaan desa. Dengan keahlianku, aku menghibur beliau beserta rombongannya.
    Seusai pesta, sang menteri memuji penampilanku dan mengatakan bahwa aku sangat berbakat dan sangat cantik. Aku senang dipuji oleh beliau. Tampaknya beliau mengetahui bahwa aku adalah seorang yatim piatu. Beliau menanyakan apakah aku bersedia menjadi anak angkatnya dan ikut serta ke ibukota untuk membantunya bekerja. Tanpa berpikir panjang aku menyetujui ajakan beliau.

    Hidup di ibukota sangat terasa berbeda dibanding hidup di desa. Kehidupan ibukota lebih makmur dibanding di desa. Lebih banyak orang yang berlalu-lalang, lebih banyak berbagai makanan yang tersedia, dan lebih banyak barang serta pernak-pernik yang diperdagangkan. Aku dapat menyantap lebih banyak makanan, mendapatkan lebih banyak perhiasan, dan berinteraksi dengan lebih banyak orang, serta membantu ayah angkatku. Di ibukota, aku merasa hiduku lebih berarti karena mampu membantu lebih banyak orang dan mengabdi kepada ayah angkatku. Namun, aku merasa ada sesuatu yang menggangguku.

    Luoyang, ibukota Cina, adalah pusat pemerintahan dimana pemimpin tertinggi dipegang oleh Kaisar Xian. Kaisar Xian masih berumur sembilan tahun, menurutku beliau masih sangat kecil untuk mengurus semua masalah kenegaraan CIna yang rumit. Kaisar Xian selalu dibantu oleh para menterinya dalam menjalankan pemerintahan, termasuk ayahku, sehingga beban yang diembannya menjadi sedikit lebih ringan. Namun, setelah beberapa lama, aku mempelajari bahwa Kaisar Xian bukanlah pemimpin sesungguhnya. Diantara para menteri beliau, ada seorang perdana menteri yang mengendalikan pemerintahan Cina dari belakang, bahkan dia lah yang mengangkat Kaisar Xian menjadi seperti sekarang sehingga bahkan kaisar pun bertekuk lutut kepada sang perdana menteri.

    Sang perdana menteri itu adalah Dong Zhuo, seseorang yang kuat dan kejam karena selalu membantai musuh dalam peperangan dan tidak segan membunuh lawan politknya. Tidak hanya itu, dia juga memeperkaya diri sendiri sementara masih banyak warga miskin di pedesaan. Bahkan, dia berusaha agar selalu dikelilingi oleh para wanita cantik yang diambil secara paksa dari orang tuanya.

    Melihat kenyataan bahwa Negeri CIna dipimpin oleh seorang yang begitu jahat membuat hatiku hancur, peperangan tiada henti, kemiskinan dimana-mana, dan pemerintahan yang korup membuatku merasa bahwa tidak sepantasnya aku hidup dengan damai seperti ini. Aku hanya bisa menangis. Apa yang akan terjadi pada negeri ini? Aku hanya bisa membayangkan kekacauan dan peperangan yang semakin panjang dan hebat. Bahkan mungkin Desa Muzi akan turut merasakan dampaknya.

    Di tengah tangisanku tiba-tiba ayah muncul di belakangku, beliau menanyakan mengapa aku menangis. Aku ceritakan isi hatiku kepada ayah. Setelah mendengarkanku, ayah langsung berlutut dihadapanku. Aku sangat kaget, aku menyuruh ayah berdiri namun ayah hanya akan berdiri jika aku mendengarkan apa yang ingin ayah sampaikan.




    Ayah berencana untuk menggulingkan perdana menteri. Untuk melakukannya, ayah membutuhkan bantuanku. Jika saatnya tiba, ayah akan memperkenalkanku dengan anak angkat perdana menteri, Jenderal Lu Bu. Ayah juga akan memperkenalkanku dengan perdana menteri yang menyukai wanita cantik. Ayah mengetahui bahwa hubungan ayah dan anak antara Dong Zhuo dan Lu Bu sedang tidak harmonis. Ketertarikan terhadapku akan semakin memperkeruh hubungan keduanya sehingga setelah aku dekat dengan Jenderal Lu Bu, aku akan menghasutnya untuk membunuh ayahnya.

    Aku semakin menangis mendengar rencana ayah. Sungguh sebuah cara yang kejam mengadu domba ayah dan anaknya. Terlebih rencana itu datang dari ayahku yang begitu baik hati. Beliau selalu memperhatikanku dan menyayangiku, namun keprihatinannya terhadap kondisi negeri ini membuatnya harus mengorbankan kasih sayangnya demi kepentingan negara. Inilah jalan politik satu-satunya agar Negeri Cina terbebas dari tangan perdana menteri yang kejam.
    Aku menyetujui rencana ayah. Ayah memperingatkanku bahwa ini adalah rencana yang sangat berbahaya. Sebelumnya ayah berusaha membunuh perdana menteri dengan bantuan Jenderal Cao Cao namun gagal. Jika rencana ini gagal lagi, tidak hanya nyawa ayah, nyawaku pun akan terancam. Namun aku merasa aman mengetahui bahwa ayah akan selalu mengawasiku.
    Perdamaian Negeri Cina, itulah ambisiku. Cukup banyak darah peperangan yang tumpah sia-sia. Untuk mencapai perdamaian yang didambakan banyak orang, cukup satu darah lagi yang tertumpah. Darah Perdana Menteri Dong Zhuo.

    Sebagai seorang penari dan penyanyi, aku akan mengeluarkan semua keahlianku, tarianku, nyanyianku, kecantikanku, untuk memikat ayah dan anaknya. Sebagai anak dari menteri yang menyayangi rakyatnya, aku akan menggunakan semua pengetahuanku agar lebih mudah diterima di lingkungan politik. Dan sebagai anak dari orang tuaku yang gugur di medan perang, aku akan mengerahkan seluruh hati dan tekadku demi kedamaian Desa Muzi, kedamaian ibukota, kedamaian seluruh Negeri Cina.





    Mengapa memilih Diao Chan : Banyak yang berpikir bahwa Diao Chan adalah wanita licik yang menggunakan pesonanya demi kepentingan diri sendiri, namun mungkin Diao Chan hanya berusaha menjadi anak yang berbakti dengan memenuhi permintaan ayah angkatnya. Semoga cerita ini dapat memberi sudut pandang baru terhadap sosok Diao Chan.
    Mia San Mia

  8. #78
    Member
    Join Date
    Sep 2017
    Posts
    6
    Likes (Received)
    1
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    11

    Event 3 Kingdom Tales

    Di sebuah wilayah bernama Julu hiduplah sebuah keluarga dengan Marga Zhang. Mereka memiliki anak bernama Zhang Yue, Zhang Ba dan Zhang Lian. yang tertua adalah Zhang Yue yang merupakan lulusan sekolah daerah yang mengabdikan dirinya pada pembuatan obat-obatan. pada suatu hari ketika sedang mencari tumbuhan obat zhang yue bertemu dengan seorang pertapa tua yang mengajak Zhang Yue untuk mengikutinya ke gua pertapaanya dan membernya 3 jilid "Buku Langit"."Buku Langit" ini kata pertapa itu "merupakan inti dari segala kedamaian dengan bantuan 3 buku ini maka kamu akan dapat menyelamatkan umat manusia dan mengubah dunia. tapi kamu harus memiliki keyakinan yang kuat atau pasti kamu akan mengalami penderitaan." Dengan memberi hormat sampai ketanah maka zhang jue berterima kasih dan menanyakan nama dari pertapa itu. 'Aku adalah pertapa dari dataran selatan', setelah selesai mengucapkan kata-kata itu maka hilanglah pertapa itu. Zhang Yue siang malam mempelajari buku itu dengan sangat serius. dan tak lama kemudian dia sudah dapat memanggil hujan dan memerintahkan angin. Pada thn ke 18 masa pemerintahan kaisar ling terjadi wabah yang menyerang seluruh daerah kerajaan. Zhang Yue membagikan obat-obat gratis kepada rakyat dan obat itu sangat manjur dalam melawan wabah ini. Dan dalam waktu yang singkat banyak orang yg mengenal zhang yue sebagai yang "bijaksana dan terberkati". Zhang Yue akhirnya mulai merekrut murid yang diajarinya ilmunya itu dan semakin bertambah banyaklah pengikutnya. Dengan semakin banyak pengikutnya maka zhang yue mengorganisasikan mereka kedalam 36 cabang. Setiap cabang dipimpin oleh seorang dengan titel jendral. Mereka selalu berbicara mengenai "Merubah Langit Biru Menjadi Langit Emas". Mereka yakin bahwa perputaran nasib akan segera terjadi dan mereka adalah bagian untuk merubah keadaan tersebut dan mereka berhasil mempengaruhi rakyat untuk menuntut perubahan.
    Setelah semakin banyak pengikutnya Zhang Jue akhirnya merasa sudah saatnya untuk menggulingkan pemerintahan yang korup dan menyengsarakan rakyat ini tetapi sekarang ia menginginkan kerajaan ini untuk dirinya sendiri. salah satu bawahannya mengirimkan upeti kepada para kasim yang berkuasa diistana untuk mendapatkan dukungan mereka sehingga mereka tidak akan menghalang-halangi. zhang jue dan pasukannya bersiap, sesuai dengan motto mereka yaitu untuk "menhapus langit biru dan membuat langit emas" maka mereka mengenakan panji-panji berwarana kuning cerah, zhang yue mengirimkan pesan ke istana untuk memberitahu para kasim bahwa rencananya telah siap tetapi ternyata tan zhou bawahan yang disuruhnya, berkhianat dan memberitahukan ini pada kaisar ling. Karena belum siapnya pasukan Zhang Yue akhirnya Zhang Yue harus tewas dalam pemberontakannya.

    Seandainya hidup di jaman 3 Kingdoms, akan menjadi tokoh siapa?
    Saya akan menjadi Zhang Yue (Zhang Jiao)

    Kenapa memilih tokoh tersebut?
    Karena dia di karunia wahyu dari para leluhur untuk dapat mempersatukan kembali negara China. Dengan kemampuan untuk menyembukan sesama manusia serta memerintahkan angin dan hujan.

    Apa ambisimu memilih tokoh tersebut?
    Tentu saja ambisi saya adalah untuk menggulingkan kerjaan Dinasti Han yang korup dan tidak adil terhadap rakyat serta menyingkirkan kasim - kasim licik yang mempengaruhi keputusan kaisar untuk kepentingan pribadi.

    Apa yang akan kamu lakukan untuk mewujudkan ambisi tersebut?
    Salah satu kesalahan Zhang Yue adalah ketamakannya untuk menduduki tahta kerajaan setelah dia mendapatkan banyak pengikut. Membuat dia menyogok salah satu hakim, tetapi sayangnya sang hakim berkhianat dan akhirnya pemberontakannya dapat di tumpas. Yang akan saya lakukan adalah tetap rendah hati dan tidak termakan oleh ketamakan akan kekuasaan. Ingatlah bahwa saya di beri ilmu untuk menolong sesama manusia dan mewujudkan perdamaian. Lalu saya akan mencari lebih banyak pengikut untuk bergabung dalam pemberontakan jubah kuning agar dapat menghancurkan Dinasti Han serta merekrut jendral” berpengalaman. Ketika utusan kekaisaran datang untuk menumpas pemberontakan jubah kuning saya akan menjamu mereka dan menyadarkan mereka bahwa perjuangan ini untuk mewujudkan perdamaian di negeri China terutama Liu Bei, Guan Yu, Zhang Fei. Mereka adalah para jendral yang turut ambil peran penting dalam pemberontakan jubah kuning. Apabila sudah banyak jendral” hebat di pihak jubah kuning saya yakin pemberontakan jubah kuning akan berhasil dan perdamaian China akan segera terwujud.

Page 8 of 8 FirstFirst ... 45678

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •