Page 7 of 7 FirstFirst ... 34567
Results 61 to 67 of 67

Thread: 3Kingdoms Tales

  1. #61
    Member
    Join Date
    Oct 2017
    Posts
    3
    Likes (Received)
    1
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    11

    Liu Shan

    Seandainya bisa memilih untuk kembali dengan mesin waktu dan lahir kembali sebagai seseorang di jaman 3 kerajaan maka saya akan memilih lahir sebagai Liu Shan. Seorang putra Liu Bei yang nantinya akan mewarisi tahta Liu Bei dan menjadi seorang raja Shu Han.
    Mungkin akan banyak yang bingung mengapa saya sampai memilih karakter lemah dan jiwa pecudang sejati seperti Liu Shan. Maka saya akan menjawab saya ingin mengubah karakter seorang Liu Shan dari seseorang yang tidak bijaksana dan terkesan sebagai raja yang tidak berguna menjadi raja yang bijak dan pemberani.
    Saya tidak ingin seorang Liu Bei yang sangat terkenal karena kebijaksanaan dan kecakapannya dalam memimpin kerajaan Shu Han memiliki seorang putra yang ternyata seorang pecundang sejati dan akhirnya mengakhiri hasil kerja keras Liu Bei, saudara angkat ayahnya yaitu Guan Yu dan Zhang Fei serta Zhuge Liang yang banyak menuntun Liu shan dalam menjalankan kerajaan Shu Han. Membalas kebaikan Zhuge Liang yang tidak membunuh Liu Shan untuk menjadi raja walaupun di pesankan oleh Liu Bei untuk membunuh anaknya apabila Liu Shan tidak becus dalam menjalankan tugas sebagai raja.
    Di sini untuk membalas kebaikan hati Zhuge Liang dan membuat Liu Bei bisa bangga dengan anaknya di alam baka maka saya akan belajar banyak tentang ilmu kepemimpinan dari sang ayah dan banyak meminta ilmu pengetahuan dari seorang Zhuge Liang yang konon menurut cerita adalah orang terpintar di jaman 3 kerajaan (nama seorang Zhuge Liang bisa membuat pasukan Cao Wei ketakutan dan hanya dengan teriakan "Zhuge Liang di sini" bisa membuat seorang Sima Yi lari terbirit-birit dengan wajah pucat pasi). Bayangkan saja bila ada seseorang mempunyai ilmu pengetahuan setengah dari seorang Zhuge Liang di tambah setengah dari kecakapan seorang Liu Bei.Maka niscaya tidak akan terjadi pemberontakan di mana-mana dalam wilayah Shu Han seperti Meng Huo dari suku Nan Man.
    Kemudian saya akan menyingkirkan kasim terdekat saya yaitu Huang Hao yang menyarankan Liu Shan untuk menyerah ketika terkepung oleh pasukan Cao Wei. Padahal pada saat itu seorang Jiang Wei sang penasihat pengganti Zhuge Liang sudah menyiapkan bala bantuan. Dan kalau pun bala bantuan tidak sempat datang bukankah lebih baik mati sebagai raja yang terhormat daripada hidup sebagai mantan raja yang terkenal sebagai pecundang sepanjang sejarah. Bahkan bukan tidak mungkin dengan ilmu yang di dapat dari Zhuge Liang dan Liu Bei, orang yang akan menyatukan daratan Cina bukanlah keturunan Sima Yi melainkan Liu Shan. Maka tidak ada istilah Liu Shan sang pecundang melainkan Liu Shan sang pemersatu daratan Cina.
    Last edited by esteban2016; 19 Oct 2017 at 15:40.

  2. #62
    Member
    Join Date
    Sep 2017
    Posts
    3
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    3kingdom tales

    Nama karakter : Zhao Yun
    Cerita :
    Saya memilih tokoh Zhao Yun karena tokoh ini merupakan salah satu jendral terkuat SHU yang di beri gelar 5 jendral harimau oleh Liu Bei . Zhao Yun lahir pada Tahun 168 di Zhending dan meninggal pada Tahun 229 di HanZhong. Zhao Yun bernama lengkap Zhao Zilong yang bearti anak naga . Pada awalnya Zhao Yun bukanlah pengikut Liu Bei melainkan Gongsun Zan sekitar tahun 191 M . Pada saat itu Zhao Yun hanyalah komandan grup kecil dari relawan desa. Namun pada 192 M , Zhao Yun di tempatkan di bawah komando Liu Bei yang pada saat itu menjadi komandan pasukan kavaleri GongsunZan . Hubungan Liu Bei dan Zhao Yun sangat baik bahkan banyak rumor yang mengatakan bahwa mareka pernah tidur di tempat tidur yang sama. Zhao Yun menjadi pengikut Liu Bei karena pada mulanya saat itu sedang ada krisis di kota Ye. Liu Bei yang kekurangan anggota militer meminta bantuan dari Zhao Yun untuk diam diam merekrut anggota militer baru dan memperkuat pasukan Liu Bei. Sejak itulah Zhao Yun menjadi pengikut setia Liu Bei bahkan setelah GongsunZan wafat. Zhao Yun tetap mengabdi pada Liu Bei. Zhao Yun sangat terkenal akan keberanian nya dalam menghadapi musuh musuh Liu Bei. Hal ini di buktikan pada saat pertempuran di ChangBan. Ketika Liu Bei sedang melarikan diri keluarganya tertinggal maka Zhao Yun pergi ke utara untuk meyelamatkan anak Liu Bei dan juga istrinya. Hal ini menimbulkan kecurigaan di dalam pasukan bahwa Zhao Yun menyerah pada Cao Cao dan ketika hal ini terdengar oleh Liu Bei , ia sangat marah dan melempar kapak seraya berkata “Zilong tidak akan pernah mengkhianatiku” hal ini tentunya di dasari oleh rasa percaya yang sangat dalam antara Liu Bei dan Zhao Yun. Setelah bersusah payah mencari mareka akhirnya Zhao Yun menemukan mareka. Namun pada saat itu istrinya menolak untuk naik ke atas kuda dan meminta Zhao Yun hanya membawa anaknya yang bernama Liu Chan bersama nya. Namun perjalanan mareka kembali ke pasukan Liu Bei tidaklah mudah karena Ribuan pasuka Cao Cao menghadang jalan mareka. Pada pertarungan ini Zhao Yun dapat dengan mudan menerobos keluar masuk tentara Cao Cao , membunuh ribuan prajurit seorang diri , membunuh puluhan panglima Cao Cao dan merebut 2 panji perang Cao Cao. Hal ini sangat membuat Cao Cao kagum dan ingin menangkap Zhao Yun hidup hidup dengan harapan ia akan menjadi pengikutnya. Namun jendral Cao Cao tidak ada yang bisa mengalahkan Zhao Yun yang gagah berani di medan perang. Ketika ia hendak kembali Zhao Yun bertemu dengan Zhang Fei di jembatan ChangBan. Pada saat itu Zhang Fei meminta Zhao Yun untuk menemui Liu Bei dan membiarkan dirinya menjaga jembatan seorang diri. Ketika pasukan Cao Cao tiba di jembatan itu. Semua kaget melihat seorang jendral gagah berani berdiri seorang diri di tengah jembatan. Dan benar saja dengan satu triakan yang sangat keras Zhang Fei dapat membuat semua prajurit dan kuda kuda mareka ketakutan. Sehingga pasukan Cao Cao memutuskan untuk mundur. Kembali ke cerita Zhao Yun. Ketika sampai ke Liu Bei dengan menggengdong anaknya Liu Bei bukannya senang dengan hal ini melainkan Ia marah dan membuang anaknya ke tanah yang berhasil di tangkap oleh Zhao Yun. Kemudian Liu Bei berkata “hanya karena menyelamatkan anak itu aku hampir kehilangan panglima terbaik ku “ Zhao Yun yang mendengar hal itu sangat senang karena Liu Bei memperhatikan dirinya . namun ia merasa apa yang ia lakukan merupakan tugasnya. Pada saat Liu Bei menikah dengan adik Sun Quan . Secara Rahasia Sun Quan mengirim pesan kepada Sun Shang Xiang bahwa Ibu nya tengah menderita sakit parah dan ingin bertemu dengan Liu Shan . Sehingga Sun Shang Xiang pergi secara diam diam dengan kapal yang di siapkan Lu Su dengan membawa Liu Shan. Untungnya Zhao Yun dan Zhang Fei mengetahui hal ini dan segera mengejar kapal nona Sun. Akhirnya Liu Shan berhasil di rebut kembali oleh Zhao Yun dan nona Sun tetap melanjutkan perjalanan nya ke WU. Setelah sampai di wiliayah Wu. Nona Sun sadar bahwa dirinya telah di tipu. Sebenarnya ini merupakan taktik Sun Quan dan Lu Su untuk menyandera anak Liu Bei agar Liu Bei mau menyerahkan Provinsi Jing sesuai dengan perjanjian aliansi mareka. Karena Zhao Yun dapat menyelamatkan Liu Shan maka taktik ini gagal di lakukan oleh Sun Quan. Dan karena Liu Bei yang tidak mau menyerahkan provinsi Jing maka Sun Quan memutuskan untuk menyerang dan mengambil secara paksa daerah tersebut. Sun Quan mengirim Lu Meng dan Lingtong dengan 20 000 prajurit. Yang nantinya pasukan ini berhasil merebut Provinsi Jing dan Lu Meng berhasil membunuh Guan Yu dan anaknya Guan Ping. Mengetahui hal ini Liu Bei segera memutuskan untuk menyerang Wu dan membalaskan dendam. Hal ini di tentang oleh Zhao Yun karena menurutnya lebih baik bersekutu dengan WU dan menyerang WEI . namun setelah debat yang panjang akhirnya Zhao Yun diam dan membiarkan Liu Bei melakukan ekspedisi ke Wu. Zhao Yun saat itu di beri tugas untuk melatih pasukan agar siap di bawa perang ke daerah WU. Liu Bei juga meminta Zhang Fei untuk membantunya menyerang ke WU. namun hal ini semakin parah ketika Liu Bei mendengar bahwa adiknya Zhang Fei di bunuh oleh 2 jendralnya pada saat Zhang Fei tertidur. 2 jendral itu adalah Fan Jiang dan Zhang Da yang dengan bangga membawa kepala Zhang Fei ke Wu. Setelah melakukan pertempuran yang sengit akhirnya Liu Bei kalah oleh Lu Xun dan melarikan diri ke Baidicheng. Pada saat itu ia bertemu dengan Zhao Yun yang segera membantunya memasuki kota dan merawatnya. Namun hal itu tiada hasil akhirnya Liu Bei meninggal. Seandainya saya bisa hidup di jaman itu sebagai Zhao Yun . maka saya akan membantu Liu Bei dari awal sehingga 40 kemah Liu Bei tidak di bakar oleh Lu Xun dan Liu Bei tidak akan menderita luka yang banyak. Ambisi Zhao Yun dalam mempersatukan kembali dinasti Han tidak sirna semejak kematian Liu Bei. Ia bersama Zhuge Liang melakukan ekspedisi ke utara menyerang pasukan WEI. Namun pada akhirnya Zhao Yun harus meninggal sebelum melihat dinasti Han damai kembali di bawah kekuasaan kaisarnya. Zhao Yun meininggal pada tahun 229 AD di Han Zhong . Seluruh pasukan SHU sangat bersedih karena telah kehilangan jendral terkuatnya

  3. #63
    WaveGamers
    Join Date
    May 2016
    Posts
    31
    Likes (Received)
    2
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    12

    3 Kingdom Tales - LuBu

    Nama Karakter : Ravnodh
    Cerita :

    Firstly, i wanna give Thanks for tim wavegame, GM 3 kingdom, mimin, momod , yang udah ngasih kesempatan gue untuk hidup di zaman 3kerajaan,yeay !! Sebelum memasuki mesin waktu ke zaman 3kingdom, gue mau pilih2 hero dulu ya ..... tadaaaaaa,,, *Klik LuBu*... wooow , aku pilih LuBu nih. Dan saat masuk ke dunia 3kingdom, tiba2 gue jadi gagah, tampan, dan sedang berada di atas seekor kuda yang tangguh... kuda red hare (yang katanya bisa lari 1000li=500km)....L

    Lah baru mau jalan2 naik si red hare. tiba2 ketemu tim wavegame di pintu mesin waktunya, yailah diintrograsi dulu nih gw .
    Tim wavegame : "Kenapa kamu memilih LuBu ?"
    Me as LuBu : "Jadi gini min, mod , karena yang lain ceritanya pada pilih karakter yang baik2, yang gemesh2, gw mau pilih yang beda, yap karakter antagonis yang sangat terkenal dengan kekuatannya. siapa lagi kalau bukan si LuBu, yang selalu jadi bos terkuat di game2 3kingdom..... hahaha...LuBu selalu nakutin dan susah lah di lawan, apalagi kaya di game 3kingdom , LuBu pasti keras dan sakit ... jadi pengen rasain jadi LuBu, keknya asik bunuh2 orang wkwkwk.
    Tim wavegame : "hmm, oke good luck have fun ya di dunia ini. Apapun ambisi kamu menjadi seorang LuBu, jangan lupa pulang lagi ya."
    Me as LuBu : "Siap min, siapin aja hadiah eventnnya buat gw ya. wwkowko "

    Tim wavegame pun menghilang seketika, dan disitu lah perjalan gw sebagai LuBu dimulai....
    5...
    4...
    3...
    2...
    1...

    Dengan Ambisi Untuk membunuh semua raja perang dan mengambil semua prajurit untuk menjadi pengikutnya,dan tujuan akhir adalah ekspansi ke Eropa untuk Perang sama kerajaan Roma yang dipimpin Napoleon.... lahh, kan beda zaman ? tenang ada mesin waktu dari tim wavegame wkwk.
    Lanjut, LuBu yang datang dari zaman now pun memulai perjalannya untuk memenuhi ambisinya.
    Seperti sifat LuBu aslinya, LuBu akan menghalalkan segala cara untuk memenuhi ambisinya.

    Pertama-tama targetnya adalah Cao Cao, yang kuat dan memiliki pasukan yang banyak.
    Cara membunuh CaoCao, adalah dengan menghasut Jendral-Jendral untuk berkhianat ... Tentu susah mengehasut mereka, loyal banget.. Tapi LuBu yang cerdik memberi tawaran kepada jendral2, Jika mereka mengikutinya, maka para jendral bawahan CaoCao akan diberi harta dan wanita... hmm, dicerita ini pada jendral tergoda dan CaoCao pun dapat dibunuh dengan mudahnya.

    Kedua, Targetnya adalah SunJian, namun SunJian dengan 5 anaknya yang kuat , termasuk SunCe, SunQuan, dan SunRen ... tentu LuBu pun sulit mengalahkannya.
    Siasat LuBu adalah dengan menyuruh seorang wanita untuk masuk dan menggoda SunJian, hmmpphh SunJian pun ketagihan ena2 , dan akhirnya pada kesempatan terbaik si wanita suruhan LuBu pun memberi racun keminuman SunJian. Death, huft
    Itu pun memicu perang , dan negara Sun akhirnya mengakui kekalahan karena LuBu dibantu jendral2 Cao, dan negara Sun mengikut pasukan LuBu dengan permintaan perlindungan.
    LuBu pun mengiyakan memberi perlindungan, karena tujuannya mengumpulkan jendral2 terkuat dari 3kerajaan .

    Kedua pemipin , Cao dan Sun pun telah pergi. Negara Wei dan Wu yang terdesak tidak punya pilihan selain mengikuti LuBu, karena jika tidak akan terjadi perang yang lebih dahsyat lagi.

    Target terakhir negara Shu, yah disini ada 3 jendral legendaris. 3 wombo combo yang sangat kuat, siapa lagi kalau bukan LiuBei , ZhangFei, GuanYu , dan juga ada ahli strategi ZhugeLiang.
    Tidak mudah untuk mengalahkan Liu.
    Tapi LuBu zaman now memberi tawaran, agar tunduk dan bersatu menjadi satu negara. Ya, LuBu telah bersatu dengan Cao dan Sun, Liu pun gemetar mengetahui bahwa LuBu telah menaklukan 2 negara lain. Dan akhirnya Liu pun bersatu dan menyerahkan kekuatan mereka untuk membantu LuBu mencapai ambisinya, yakni menaklukan Dunia dan bertemu Napoleon. LuBu menguasai Liu tanpa ada perang berarti.

    Akhir penghujung cerita, LuBu pu berangkat ke eropa membawa Jendral2 terkuat dari 3kerajaan dan Melakukan perjalanan menuju Eropa.
    LuBu vs Napoleon.....
    And the winner is ????
    Tunggu menang event ini jika ingin tau kelanjutannya. haha

    So, terimakasih sudah meluangkan waktu membaca cerita fiksi buatan gue ini.
    Keep ENJOY YOUR LIFE !

  4. #64
    Member
    Join Date
    Sep 2017
    Posts
    2
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10
    Nama Karakter : Zhuge Liang

    - Seandainya hidup di jaman 3 Kingdoms, akan menjadi tokoh siapa?
    sudah sejak lama saya ada fans dari tokoh bernama Zhuge Liang

    - Kenapa memilih tokoh tersebut?
    Zhuge Liang adalah seorang yang memiliki pemikiran - pemikiran yang luar biasa cerdas, dengan adanya zhuge liang, kerajaan Shu yang dipimpin liubei, menjadi sangat terbantu dengan nasihat - nasihat yang diberikan Zhuge Liang. Zhuge Liang bukanlah seorang yang pandai berperang, tetapi ia adalah seorang ahli penyusun strategi perang yang luar biasa efektif. saya menjadi lebih senang dengan zhuge liang setelah menonton film battle of red cliff part 1 & 2, disana diceritakan bahwa seorang zhuge liang adalah seorang yang terlihat sangat - sangat santai, tetapi dia selalu berpikir untuk mengalahkan lawannya. saya masih ingat betul ketika kerajaan yang dipimpin liubei benar - benar kekurangan pasokan perang seperti anak panah, dengan kecerdasannya ia memancing pasukan cao - cao yang sedang bersiap menyerang dengan menyerang pangkalan laut pasukan cao - cao dengan kapal - kapal yang dilapisi jerami. zhuge liang "menyerang" pasukan caocao, sehingga pasukan caocao terdesak untuk menembakkan ribuan anak panah ke arah kapal - kapal yang dilapisi jerami tersebut. Akhirnya semua anak panah yang ditembakkan itu tertancap ke jerami - jerami di kapal - kapal, yang akhirnya pasukan liubei mendapatkan puluhan ribu anak panah yang dapat digunakan untuk alat perang, penyerangan tersebut juga tidak memakan korban dari tentara liubei, dan strategi perang ini benar - benar efektif untuk menambah kekuatan sendiri tetapi sekaligus mengurangi kekuatan lawan. tidak hanya cerdas menyusun strategi perang, ZhugeLiang adalah orang yang penuh perhitungan dan sangat jarang meleset semua tindakan, sebab akibatnya,,,masi di cerita battle of red cliff, saya ingat betul zhugeliang bahkan berani bertaruh kepalanya dipenggal jika anak panah yang didapatkan kurang dari 10000, tetapi berkat semua perhitungan yang dilakukannya, anak panah yang didapatkan adalah 10000 lebih sedikit, benar2 cerdas. Disamping kecerdasannya yang luar biasa, zhuge liang adalah seorang yang sangat - sangat humble dengan rakyat dan teman - temannya, ia juga diyakini sebagai seorang penemu bakpao, ranjau darat, dan alat - alat perang untuk menunjang strategi perangnya.

    - Apa ambisimu memilih tokoh tersebut?
    dengan segala kecerdasan yang dimiliki, sebuah ambisi tentunya akan muncul dengan sendirinya. bagi saya dengan memiliki tokoh zhuge liang, harapannya adalah dapat menjadi seorang ahli strategi yang benar - benar dapat mendamaikan perang yang terjadi. Dengan menggunakan kecerdasan yang dimiliki, tentunya sebuah perang akan mudah dimenangkan dengan segala persiapan - persiapan yang matang. Dengan jiwa kepemimpinan dan kharisma yang dimiliki juga, zhugeliang adalah seorang sosok pemimpin yang dapat "menentukan" baik buruknya pasukan yang dimiliki, tetapi bukan menjadi seorang raja, cukup menjadi ahli strategi yang disegani. terutama jika hidup di jaman tiga kerajaan, menjadi seorang zhugeliang adalah sebuah kehormatan karena dialah salah satu ahli strategi terbaik yang dimiliki liubei, tentunya zhugeliang akan membantu kerajaan dibawah liubei untuk menguasai wilayah tiga kerajaan dan menciptakan sebuah kedamaian dan kebahagiaan bagi semua orang.

    - Apa yang akan kamu lakukan untuk mewujudkan ambisi tersebut?
    menjadi seseorang yang cerdas tidaklah mudah, semuanya harus melalui proses yang terus berjalan. Setiap orang pasti akan mempelajari hal - hal baru setiap harinya. Dengan menjadi ZhugeLiang, semua pembelajaran dalam hidup sangatlah penting. contohnya saja, seorang zhugeliang dapat memprediksi arah angin, tentunya ini sangat berguna jika kita ingin menyerang melalui jalur air karena kapal pada jaman 3 kerajaan sangat bergantung kepada angin. menjadi seorang zhugeliang tidaklah mudah, semuanya harus berproses hari demi hari agak menjadi seorang pribadi yang cerdas dan berkharisma.

    ZhugeLiang adalah idola semua orang....

  5. #65
    Member
    Join Date
    Jul 2017
    Posts
    1
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    3kingdoms tales

    [img][/img]
    Karakter : Liu Bei
    Cerita : Seandainya Hidup di jaman 3kingdoms. Tentu saja saya akan memilih tokoh LiuBei.. karna selain bijaksana,Liu Bei memiliki pengikut yang Setia dan baik hati semua...Tentu saja dengan menjadi LiuBei saya menginginkan Negara Shu menjadi Negara terkuat,Makmur,Damai dan sekaligus Negara dengan Kekuatan Militer Terbesar yang bertujuan mengalahkan Negara Wei (yang dipimpin CaoCao) dan Negara Wu (yang dipimpin SunJian)...
    Karna Liubei memiliki 5 orang jendral kuat yang dijuluki Lima Jendral Harimau. Mereka adalah Guanyu. Zhang Fei. Zhao Yun. Ma Chao. Huang Zhong. tentu saja menggumpulkan prajurit adalah langka awal untuk menguasai Cina... rakyat akan di bagi tugas untuk mendukung para prajurit... ada yang di tugas kan membuat baju perang prajurit.ada yg ditugaskan menjadi petani.peternak.pembuat senjata..dengan adanya 5jendral kuat..saya yakin masing masing jendral memerlukan banyak pasukan prajurit pula... ketika kekuatan pasukan telah maksimal.. lumbung makanan terisi penuh.. gendang peperangan pun segera saya tabukan.. dengan adanya ZhugeLiang yang ahli strategi dan perbintangan.. dan dengan kekuatan besar 5 pasukan yg di pimpin masing masing 1jendral dari Lima Jendral Harimau.. peperangan pun akan mudah dimenangkan.. dan menjadikan Negara Shu menjadi satu satunya Negara di china..dan menghentikan era 3negara..saya LiuBei akan menjadi Kaisar satusatunya di China...dan tentu saja.. rakyat akan hidup damai di bawah pengawasan Lima Jendral Harimau.. dan Zhuge Liang akan menjadi Penasehat Kerajaan Shu satu satunya
    Last edited by Borte1204; Yesterday at 11:20.

  6. #66
    WaveGamers 7Primatthew's Avatar
    Join Date
    Apr 2016
    Posts
    39
    Likes (Received)
    2
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    12

    3kingdom tales

    Nama Karakter : Zhou Yu
    Cerita :
    Seandainya jika saya hidup di jaman 3 Kingdoms, saya akan menjadi seorang yang tampan juga cakap dalam hal kemiliteran dan kenegaraan yaitu Zhou Yu
    Sedikit history, Zhou Yu bernama lengkap Zhou Gong Jin, ia adalah anak seorang bangsawan dari daerah Lujiang. Ia digambarkan sebagai seseorang yang berintelijen tinggi, berpendirian kuat dan tampan. Ia memiliki sahabat karib yaitu Sun Ce anak sulung dari Sun Jian. Saat mengabdi pada keluarga Sun, Zhou Yu dan Sun Ce berhasil mengalahkan 3 Jenderal Yaitu Liu Yong, Yan Baihu, dan Wang Lang dan berhasil merebut kota Mo Ling. Atas keberhasilan ini Zhou Yu mendapat julukan "Young Gentleman Handsome Zhou". Zhou Yu meninggal di Baqiu dalam persiapan untuk perjalanan ke wilayah Yi pada usia 36 tahun.

    Alasan saya memilih Zhou Yu karena kesetiannya kepada keluarga Sun. Mencoba memperluas wilayah kekuasaan dengan bekerjasama dengan Sun Ce. Selain tampan Ia juga ahli dalam puisi dan musik. Berbeda dengan tokoh lain Zhou Yu lebih mengutamakan kerjasama ketimbang kekuatan individual. Karena tidak ada seorang raja yang bisa berdiri sendiri.

    Ambisi saya memilih Zhou Yu karena Ia pernah mengusulkan kepada Sun Quan tentang rencana dua kerajaan, yang terdiri dari Sun Quan di selatan dan Cao Cao di utara. Sungguh di sayangkan rencananya ini gagal karena Ia meninggal di tengah perjalanan untuk merebut wilayah Yi dan di daerah barat Cina. Disinilah mengapa jenderal sehebat Zhou Yu bisa meninggal di usia yang masih muda sehingga keinginan dan cita-citanya belum tersampaikan. Mungkin jika masih hidup Zhou Yu tidak menutup kemungkinan menjadi seorang raja penerus dari kerajaan Sun.

    Untuk mewujudkan ambisi tersebut saya akan menjadikan Zhou Yu sebagai panutan, seseorang yang disegani, tetap berloyalitas tinggi kepada negara Sun, memperluas wilayah Sun, serta menjadikannya legenda hidup dari Sun.


  7. #67
    Member
    Join Date
    Oct 2017
    Posts
    6
    Likes (Received)
    0
    Dislikes (Received)
    0
    Rep Power
    10

    3Kingdoms Tales

    Nama Karakter : Gen
    Cerita :


    3 Kingdoms



    3 kingdoms adalah sebuah zaman penghujung dinasti Han dimana negara China terpecah menjadi 3 Kerajaan Besar. 3 Kerajaan tersebut yaitu WEI, WU, dan Shu.

    Sudah banyak film yang berlatar belakang dari cerita 3 kingdoms ini, bahkan karena sangat menariknya cerita 3 Kingdoms sampai dibuat game, salah satunya 3 Kingdoms dari WaveGame.


    Dalam cerita 3 Kingdoms ini terdapat tokoh yang bernama Zhuge Liang. Ia adalah ahli strategi yang sangat terkenal pada zaman 3 kingdoms, saking terkenalnya dia bahkan dijuluki sebagai "Sleeping Dragon" atau Naga Tidur. Zhuge Liang sangat terkenal akan kejeniusannya dalam berbagai macam hal, seperti meyusun strategi peperangan, berpolitik, dan mengatur hubungan kerja sama dengan kerajaan lain. Selain jenius, Zhuge Liang juga dikenal sangat tenang dalam menghadapi berbagai macam situasi genting.

    Zhuge Liang sering digambarkan sebagai sosok pria yang tinggi, putih, wangi, dan selalu memegang kipas yang terbuat dari bulu bangau.


    Early Life :
    Zhuge Liang dilahirkan di Yangdu, Langya. Sejak kecil Ia telah menjadi yatim piatu, dan dibesarkan oleh pamannya, Zhuge Xuan dan tinggal di provinsi Jing dibawah kepemimpinan Liu Biao. Kehidupan Zhuge Liang sangat sederhana, Ia bekerja sebagai petani sepanjang hari. Walaupun begitu, Ia selalu belajar setiap malamnya.

    Pertemuan dengan Liu Bei :
    Pada saat Liu Bei tinggal di Xin Ye, Provinsi Jing dan berlindung dibawah kepemimpinan Liu Biao. Liu Bei mengunjungi Sima Hui dan Xu Shu, untuk berdiskusi tentang tokoh akademis dan cendikiawan yang pandai dalam menganalisis. Sima Hui bersama Xu Shu pun langsung merekomendasikan Zhuge Liang kepada Liu Bei. Pada saat itu Liu Bei langsung meminta Sima Hui dan Xu Shu untuk mengundang Zhuge Liang bertemu dengannya. Namun Xu Shu berkata kepada Liu Bei bahwa Liu Bei sendirilah yang harus mengunjungi Zhuge Liang secara langsung.

    Kunjungan Liu Bei pertama pun ditolak oleh Zhuge Liang, begitupula kunjungan keduanya. Sampai pada kunjungan ketiga, dimana Liu Bei langsung mengungkapkan alasan dan tujuannya, Zhuge Liang pun terharu sampai meneteskan air mata karena keikhlasan dan kemurnian hati Liu Bei.

    Setelah itu Zhuge Liang tunduk dan patuh terhadap Liu Bei sebagai penasihatnya. Hal pertama yang Zhuge Liang katakan kepada Liu Bei adalah prediksinya tentang rencana 3 Kerajaan.

    Aliansi Wu-Shu :
    Pada tahun 208, Liu Biao meninggal dan digantikan oleh putra bungsunya, Liu Cong. Karena Liu Cong takut akan serangan dari Cao Cao maka ia langsung menyerahkan daerah provinsi Jing kepada Cao Cao. Mendengar berita itu, Liu Bei langsung mengutus Zhuge Liang ke Jiang Dong. Disana Zhuge Liang bertemu dengan Sun Quan, lalu Ia menawarkan solusi kepada Sun Quan agar menyerang Cao Cao dengan memanfaatkan kelemahannya. Penasihan Sun Quan, Zhou Yu pun menganalisis solusi dari Zhuge Liang lalu Zhou Yu setuju dengan rencana Zhuge Liang untuk pembentukan aliansi Wu-Shu.

    Kecerdasan Zhuge Liang :
    Pada saat persiapan peperangan, Zhou Yu menantang Zhuge Liang untuk mempersiapkan 100.000 anak panah dalam waktu 10 hari. Namun Zhuge menjawab bahwa Ia dapat menyelesaikannya dalam waktu 3 hari saja.

    Zhou sangat terkejut mendengar jawaban Zhuge, dan mengira Zhuge sedang bercanda, namun Zhuge berkata bahwa dia siap diberi hukuman jika dia tidak dapat melakukannya. Zhou pun sangat senang mendengarnya dan meminta Zhuge untuk mengisi surat perjanjian.

    Setelah Zhuge menerima tugas itu, dia meminta Lu Su untuk meyiapkan 20 kapal yang masing2 sisi diletakan orang2an sawah dan 300 orang tentara. Zhuge pun meminta Lu Su untuk merahasiakan rencana ini.

    Pada hari pertama hingga hari menjelang hari ketiga, Zhuge belum satupun membuat anak panah. Dan pada tengah malam hari ke-2, Zhuge mengajak Lu Su untuk menaiki kapal kecil, Lu Su pun bertanya untuk apa dan kemana akan pergi. Zhuge tersenyum kemudian berkata "Ketika waktunya tiba, kamu akan mengerti".

    Malam itu berkabut sangat tebal, kapal-kapal mendekati mendekati kamp tentara Wei, Zhuge Liang memerintahkan agar kapal-kapal tersebut ditempatkan berbaris berhadapan searah horizontal di sepanjang tepi sungai dan para Tentara memukul keras drum serta berteriak.

    Cao Cao mendengar suara drum dan teriakan, lalu memerintahkan pasukan tentaranya agar tidak menyerang karena kondisi kabut membuat kesulitan melihat situasi. Dia memerintahkan pemanahnya menembakkan panah kearah sumber suara .

    Cao Cao memerintahkan lebih dari 10.000 pemanah menembakkan panah. Dengan segera, orang2an jerami dipenuhi anak panah. Zhuge menyuruh kapal untuk berputar balik agar orang2an jerami pada sisi lain kapal mendapat anak panah dari tentara Wei. Dalam waktu singkat semua orang2an jerami tersebut dipenuhi anak panah.

    Di saat hari mulai menjelang pagi, Zhuge menyuruh pasukannya berteriak sekerasnya, “Terima kasih Cao Cao karena telah memberikan kami anak panah.” Mereka dengan segera berlayar kembali ke pinggir selatan sungai. Saat Cao Cao sadar bahwa didipermainkan, pasukan Zhuge sudah berada sangat jauh.

    Ketika kapal tiba di pangkalan Wu, ada 500 tentara Zhou Yu menunggu pinggir sungai. Jumlah anak panah yang terkumpul lebih dari 100.000. Zhou Yu berkata, “Zhuge Liang mempunyai pemikiran ke masa depan dan strategi cerdik seperti seorang dewa. Saya bukanlah tandingan baginya.

    Wasiat Liu Bei :
    Setelah aliansi Wu-Shu memenangi pertempuran (Red Cliff) atas Wei. Para Jendral Shu menasehati Liu Bei untuk mengangkat diri menjadi Kaisar, namun Liu Bei menolaknya. Setelah Zhuge Liang membujuk Liu Bei, akhirnya Liu Bei bersedia diangkat menjadi kaisar Shu, dan Liu Bei pun mengangkat Zhuge Liang menjadi perdana mentri Shu.

    Pada tahun 222, Liu Bei sakit, lalu Dia memanggil Zhuge Liang dan berkata kepadanya, "Kau sepuluh kali lebih berbakat dari Cao Pi, mampu dengan baik mengamankan negara dan menyelesaikan misi besar kita. Jika anak saya butuh bantuan, bantulah dia. Jika ia terbukti tidak kompeten , maka Anda dapat mengambil alih tahta." Zhuge Liang pun menjawab sambil menangis," Saya akan melakukan yang terbaik dan melayani dengan kesetiaan tak tergoyahkan sampai mati. " Liu Bei kemudian memerintahkan putranya, Liu Shan, untuk mengatur urusan negara bersama-sama dengan Zhuge Liang dan menganggap Zhuge seperti ayahnya.

    Akhir Perjuangan :
    Setelah kematian Liu Bei, beberapa suku daerah memberontak kepada pasukan Shu. Namun Zhuge Liang dengan tenang menyusun strategi perdamaian dengan para ketua suku, termasuk Meng Huo. Dia mengangkat beberapa kepala suku menjadi Jendral Shu, dan Zhuge Liang menetapkan tujuan Shu untuk merestorasi Dinasi Han yang damai dan jauh dari kesengsaraan.

    Setelah kondisi aman, Zhuge Liang memerintahkan militer untuk membuat persiapan serangan secara besar terhadap Wei. Dari total 5 serangan hanya 1 yang gagal. Namun, dibalik semua serangannya, tentara Zhuge Liang tidak pernah menderita korban lebih dari 5% dari kekuatan total. Dan sumber daya yang dialokasikan ke dalam militer mencukupi (dengan asumsi Shu puncaknya di 200.000 kekuatan militer.)

    Saat persiapan pertempuran Wu Zhang, Zhuge Liang jatuh sakit. Sampai berita sakit Zhuge Liang ini terdengar oleh Sima Yi ( Ahli Strategi dari Wei ).

    Perang di Wu Zhang tetap dimulai, akhirnya pada tahun 234 AD Zhuge Liang mengumumkan perang terbuka terhadap Wei yang dikomandani oleh Sima Yi. Walaupun sakit, Zhuge Liang tetap mengomando pasukan Shu sampai akhirnya dia wafat ketika perang belum berakhir. Komando pasukan Shu diambil alih oleh Jiang Wei. Jiang Wei memerintahkan untuk menutupi kematian Zhuge Liang dari Wei. Namun Sima Yi yang merasakan keganjilan akan strategi yang Shu pakai berkesimpulan kalau Zhuge Liang sudah wafat.

    Dengan kesimpulan tersebut, dia membuat tentara Wei makin bersemangat dan membuat Jiang Wei harus mundur kembali ke Shu Han. Dan setelah perang berakhir, Sima Yi pergi ke sisa-sisa perkemahan Shu dan menganugerahi Zhuge Liang sebagai ’the greatest mind under heaven’.

    Kematian Zhuge Liang disebut sebagai awal dari kehancuran kerajaan Shu.

    Kesimpulan :
    Zhuge Liang adalah seorang yang baik, rendah hati, peduli akan sesama, pintar. Selain itu dia juga memiliki sikap yang jarang dimiliki orang pintar lainnya yaitu kesetiaan. Dia rela melakukan apapun dan mengerahkan segala demi melaksanakan tugas. Tujuan Zhuge Liang adalah untuk menciptakan perdamaian dan menghapus kekejaman peperangan terutama dari kerajaan Wei. Karena itulah dia mengabdi pada kerajaan Shu.

    Selain dikenal sebagai Ahli Strategi dan Politik, Zhuge Liang juga dikenal sebagai ilmuan. Dia telah berhasil menemukan bakpao, wooden ox (Alat Transportasi), Lentera, Crossbow, dll.

    Banyak sumber yang mengatakan jika faktor utama dari kegagalan kerajaan Shu menguasai China adalah karena kerajaan Shu tidak memiliki sumber daya dan pasukan sebanyak dari kerajaan Wei.

    Walaupun begitu, Zhuge Liang tetap dapat menghadapi segala rintangan dengan tenang dan cerdas. Bahkan hampir semua orang yang tahu dia sangat menghormatinya walaupun itu musuh sekalipun.

    Masih banyak lagi alasan kenapa saya mengagumi tokoh Zhuge Liang, tentu untuk bisa menjadi sepertinya bukan hal yang mudah. Saya harus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kepercayaan orang lain, dan berfikir secara kritis agar bisa menjadi seperti dia. Bukan hanya kepintarannya saja yang saya kagumi, tapi sikap rendah hatinya juga.

Page 7 of 7 FirstFirst ... 34567

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •