Edy Rahmayadi menyatakan mundur sebagai Ketua Umum PSSI pada 20 Januari 2019. Hal tersebut disampaikan Edy dalam Kongres PSSI yang tengah berlangsung di Bali.

Sebelumnya, karena kemenangannya dalam Pilgub Sumatera Utara periode 2018-2023 membuat desakan terhadap Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketua Umum PSSI terus bermunculan. Bahkan hal itu diperkuat dengan petisi yang ditandatangani oleh 50 ribu orang agar Edy melepaskan jabatan sebagai Ketum PSSI.

Menurut netizen, posisi Gubernur Sumatera Utara yang dijabatnya membuat sepak bola Indonesia terkontamintasi sisi politik. Plt Gubernur Jawa Barat, M. Iriawan terang-terangan siap memberikan kontribusi bagi perkembangan sepakbola di Indonesia.

"Saya terpanggil dan siap ikut berkontribusi nyata dalam upaya menata lebih baik pengelolaan sepakbola di Tanah Air. Tentu jalan paling efektif adalah, kalau saya eksis di struktur kerja PSSI. Kalau kesempatan itu datang & saya mendapat dukungan, saya siap memimpin PSSI," ujar Iriawan di Jakarta.

Untuk bermain langsung saja menuju ke onbet 789

Sedangkan Edy menyatakan bahwa langkah itu diambil karena dirinya tidak haus akan kekuasaan. Ia mengaku mundur demi PSSI yang lebih baik.

“Demi PSSI berjalan dan maju, makanya saya nyatakan hari ini saya mundur dari Ketua Umum PSSI. Dengan syarat jangan khianati PSSI. Jangan karena satu hal yang lain kita bercokol merusak rumah besar kita, warisan leluhur kita,” tambahnya.

“Ini semua saya lakukan dalam kondisi sehat walafiat. Saya mundur bukan tidak bertanggung jawab, tapi karena saya bertanggung jawab,” jelasnya.

Justru dalam pidato pengunduran dirinya, Edy mengatakan bahwa keputusan dirinya mengundurkan diri karena rasa tanggung jawab.

Edy Rahmawadi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2016-2020. Saat itu, Edy mengalahkan kandidat lainnya, yakni Bernhard Limbong, Kurniawan Dwi Yulianto, Eddy Rumpoko, Moeldoko, dan Sarman.

Dia sempat menjalani masa cuti sebagai Ketum PSSI selama kampanye pemilihan Gubernur Sumatera Utara. Kini, Edy telah menyatakan mundur sebagai Ketua Umum PSSI. Dan setelah Edy mengundurkan diri, Wakil Ketua Djoko Driyono langsung menempati kursi kosong yang ditinggalkan Eddy.

Akankah Djoko Driyono terus menjadi Ketua Umum PSSI?

Source: bandarjudiqq