Tahukah Anda bahwa ternyata penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) punya gejala yang mirip dengan sejumlah penyakit lainnya? Hal inilah yang kadang menjadikan tindakan terlambat dilakukan sehingga berujung kematian, karena dianggap hanya penyakit biasa. Lantas apa sih sebenarnya beda gejala dbd dengan penyakit lainnya? Berikut informasinya.

Kenali Khasnya Gejala Dbd Ini
Sebenarnya penyakit yang pertama kali ditemukan tahun 1779 ini, memiliki ciri yang khas, tapi kadang orang mengabaikannya. Nah agar Anda tidak salah mendeteksi gejala DBD, dan dapat segera melakukan penanganan tepat, pastikan lima gejalanya ini.

1. Demam
Pada umumnya berbagai penyakit diawali dengan demam, karena kondisi tersebut menandakan tubuh mencoba bereaksi dan melawan bakteri atau virus yang datang. Demam pada Dbd terjadi sepanjang hari disertai nyeri pada ulu hati. Beda dengan demam penyakit tifus yang hanya datang pada sore hingga malam, atau demam pada penyakit Chikungunya yang disertai meriang dalam waktu lama.

2. Bintik Merah
Penyakit campak dan alergi obat atau makanan identik dengan bintik merah yang nyaris sama dengan gejala dbd, namun bedanya pada dbd bintik merah baru kelihatan di hari kedua atau ketiga, yang kemudian hilang di hari keenam tanpa bekas, sedangkan bintik merah pada campak akan meninggalkan bekas hitam, sedangkan bintik alergi akan hilang namun bisa berbekas atau tidak, tergantung tingkat alergi yang dialami

3. Nyeri Sendi
Pada penyakit Chikungunya, nyeri sendi akan menyebabkan penderita tidak mampu bergerak untuk waktu beberapa hari, sedangkan penyakit dbd, penderita hanya mengalami nyeri sendi biasa namun disertai demam.

4. Trombosit
Pembeda utama gejala dbd memang jumlah trombosit yang turun drastis sejak hari pertama, beda dengan penyakit lain seperti tifus, campak,zika, hingga ISPA yang tidak mengalami kondisi itu. Tapi memang penurunan jumlah trombosit baru akan diketahui jika sudah dilakukan cek darah.

Dengan lebih memahami gejala dbd secara menyeluruh dan tepat, maka Anda dapat melakukan tindakan yang tepat di saat yang tepat pula. Karena, penyakit ini jika diabaikan dapat berakibat fatal. Anda pasti tak ingin hal buruk terjadi pada diri Anda dan keluarga akibat penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti ini bukan?

sumber : https://sains.kompas.com/read/2019/0...-penyakit-lain